DENPASAR – balinusra.com | Gubernur Bali Wayan Koster, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian tiga atlet disabilitas asal Bali yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di kancah olahraga internasional.
Sebagai bentuk penghargaan nyata, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen menyiapkan bonus, serta dukungan bantuan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi bagi para atlet tersebut.
Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Gubernur Koster saat menerima ketiga atlet di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, pada Jumat (30/10/2026) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Bali.
Catatan Rekor Dunia dan Deretan Medali Internasional
Tiga atlet disabilitas Bali yang diterima langsung dalam audiensi tersebut adalah I Kadek Dwi Purwana Yasa, Ni Made Arianti Putri, dan Ni Nengah Widiasih. Ketiganya sukses mempersembahkan deretan medali dari ajang olahraga disabilitas tingkat Asia. Bahkan salah satu di antaranya berhasil memecahkan rekor dunia.
I Kadek Dwi Purwana Yasa berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga para atletik nomor lempar cakram putra kelas F57. Kadek Dwi membukukan lemparan sejauh 49,75 meter, yang sekaligus memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri.
Kemudian, Ni Made Arianti Putri menyumbangkan medali perunggu pada cabang olahraga para atletik nomor lari 100 meter putri kelas T12. Bersama pelari pendampingnya (guide runner), Guntur Wijanarko, Arianti mencatatkan waktu 12,51 detik yang menjadi rekor waktu terbaik pribadinya.
Berikunya Ni Nengah Widiasih yang merupakan atlet senior cabang olahraga para angkat berat ini berhasil meraih medali perunggu di kelas 41 kilogram putri, dengan angkatan terbaik seberat 97 kilogram. Selain itu, Widiasih juga menyabet medali perak pada nomor beregu campuran (mixed team event).
Bonus dan Beasiswa Perguruan Tinggi
Gubernur Koster menegaskan komitmen Pemprov Bali untuk memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan dan masa depan para atlet berprestasi, termasuk atlet disabilitas. Bentuk apresiasi yang disiapkan meliputi bonus penghargaan atas capaian medali serta bantuan biaya pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.
Dukungan pendidikan ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pengembangan potensi para atlet. Langkah ini juga bertujuan untuk mempersiapkan masa depan atlet melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Baik selama aktif bertanding maupun setelah masa pensiun dari dunia olahraga.
Dorong Pembinaan Olahraga Disabilitas Bali
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster menyampaikan rasa bangga atas perjuangan, kerja keras, dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh para atlet. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa atlet disabilitas asal Bali memiliki kemampuan dan daya saing tinggi untuk berkiprah di level internasional.
Capaian gemilang ini diharapkan menjadi sumber motivasi bagi atlet-atlet Bali lainnya. Serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang mengoptimalkan potensi diri.
Pemprov Bali berharap prestasi ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat sistem pembinaan olahraga disabilitas. Sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Baiq





