DENPASAR – balinusra.com | Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (PPs UNR), sukses menyelenggarakan Upacara Yudisium ke-XVIII, Sabtu (3/10/2026) di Denpasar, dengan resmi melepas sebanyak 85 orang lulusan.
Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 ini bertepatan dengan pelaksanaan Yudisium ke-XVIII bagi Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP), ke-XI bagi Magister Hukum (MH). Serta momen bersejarah Yudisium ke-I bagi Program Studi Magister Manajemen Inovasi (MMI).
Adapun rincian lulusan pada periode ini terdiri dari Magister Administrasi Publik (MAP) 42 orang, Magister Hukum (MH) 26 orang, dan Magister Manajemen Inovasi (MMI) 17 orang.
Melalui tambahan lulusan ini, total alumni PPs UNR secara keseluruhan telah mencapai 1.591 orang, dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,97.
Integrasi Tri Hita Karana dan Penyerapan Kerja 100 Persen
Yudisium tahun ini mengusung tema “Mengintegrasikan Keunggulan Keilmuan, Inovasi, dan Nilai-Nilai Tri Hita Karana dalam Mewujudkan Lulusan Pascasarjana yang Berdampak bagi Bangsa dan Dunia”.
PPs UNR senantiasa menjadikan filosofi Tri Hita Karana sebagai fondasi utama dalam seluruh kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Direktur PPs UNR, Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., M.A.P., mengungkapkan, 100 persen lulusan Pascasarjana UNR telah bekerja di berbagai instansi pemerintah maupun swasta. Sebaran wilayah kerja lulusan tidak hanya berada di Bali. Tetapi juga merambah ke wilayah Indonesia lainnya hingga luar negeri.
“Lulusan yang sudah bekerja ini tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. Ada yang bekerja di Jakarta, Sulawesi, dan juga Timor Leste,” ungkapnya.
Lulusan Menduduki Jabatan Strategis
Kualitas pendidikan di PPs UNR terbukti membekali lulusan untuk menduduki posisi kepemimpinan tertinggi di instansi tempat mereka mengabdi.
Beberapa lulusan yang menduduki posisi strategis di antaranya Recky Plangiten, SE., MM., Direktur Finance dan Bisnis PT BRI Asuransi Indonesia. Serta I Nyoman Arnawa, S.Sos, MAP., Ketua DPRD Kabupaten Tabanan.
Dalam kesempatan tersebut, I Nyoman Arnawa menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari alumni PPs UNR. Ia pun mengapresiasi bimbingan dosen selama masa perkuliahan. Gelar magister yang diperoleh akan diimplementasikan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat di Kabupaten Tabanan.
Keunggulan Magister Manajemen Inovasi dan Rencana Prodi Baru
Wakil Direktur PPs UNR, Dr (C). Tjokorda Gde Agung Wijaya Kesuma Suryawan, BCOMM., MINTBUS., CMA., menjelaskan, Program Studi Magister Manajemen Inovasi menjadi pembeda utama Universitas Ngurah Rai dari perguruan tinggi lain di Bali.
Prodi MMI tidak hanya menekankan aspek manajemen. Tetapi juga fokus pada penerapan inovasi terbaru serta pemanfaatan teknologi terkini dalam perkuliahan. Selain itu, mahasiswa didorong untuk meningkatkan publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi tinggi dan jurnal internasional.
Sebagai langkah pengembangan institusi ke depan, PPs UNR berencana membuka tiga program studi baru, yaitu Program Doktor Administrasi Publik, Magister Kenotariatan, dan Magister Teknik. Baiq





