Denpasar – balinusra.com | Pasemetonan Mahasiswa Hindu Dharma (PMHD) Universitas Warmadewa (Unwar) sukses menggelar ajang Langgam Budaya PMHD Tahun 2026 di Lapangan Basket Universitas Warmadewa pada Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan ke-15 tersebut menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat, sekaligus melestarikan seni dan budaya Indonesia.
Mengusung Tema “Wira Guna Wikrama”
Pada penyelenggaraan tahun ini, Langgam Budaya mengusung tema “WIRA GUNA WIKRAMA”. Tema ini memiliki makna mendalam, yaitu langkah berani generasi muda dalam mewujudkan bakat dan kemampuan yang gemilang.
Melalui semangat tersebut, para peserta didorong untuk berani berkarya, menunjukkan potensi diri. Serta berkontribusi nyata dalam perlindungan dan pelestarian seni budaya.
Ajang Langgam Budaya ke-15 menghadirkan tiga cabang perlombaan bergengsi:
- Lomba Poster Tingkat Nasional: Jumlah peserta 45 orang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
- Lomba Oleg Tamulilingan: Kategori umum se-Bali dengan jumlah peserta 11 orang.
- Lomba Bapang Barong dan Mekendang Tunggal: Kategori umum se-Bali dengan jumlah peserta mencapai 21 orang.
Pembina PMHD Unwar, Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH., memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai kegiatan ini sangat sejalan dengan visi Universitas Warmadewa sebagai perguruan tinggi yang bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing global.
“Langgam Budaya bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wujud perlindungan dan pengembangan seni budaya Bali oleh generasi muda. Harapannya ajang ini dapat terus berlanjut dan berkembang hingga ke kancah internasional,” ungkap Made Suwitra.
Dorong Pembentukan Karakter Berdasarkan Sapta Bayu
Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., menekankan pentingnya proses transformasi diri agar generasi muda memiliki integritas, serta nilai kualitas yang tinggi.
Ia mengajak seluruh peserta untuk berkompetisi secara positif demi membawa nama baik Universitas Warmadewa.
Dukungan senada disampaikan oleh Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si.. Menurutnya, Langgam Budaya menjadi wahana pembentukan karakter, kecerdasan, kolaborasi, dan kepedulian sosial yang berlandaskan pada nilai Sapta Bayu.
Melalui wadah ini, mahasiswa Unwar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang smart, peduli lingkungan. Serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Baiq





