Universitas Warmadewa Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Unwar peduli gempa NTT
Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyerahkan bantuan kepada perwakilan Warga Desa Warloka Pesisir.

NTT, balinusra.com | Universitas Warmadewa mengunjungi warga terdampak gempa di Desa Warloka Pesisir, Manggarai Barat, NTT, Minggu (23/8/2026).

Universitas Warmadewa datang sebagai “Kampus Siaga Bencana”. Rektor bersama tim menyerahkan sembako dan dana pembangunan untuk membantu pemulihan warga.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan KKN Nasional Universitas Warmadewa di Desa Warloka Pesisir.

Gempa Rusak Rumah Warga

Gempa NTT beberapa hari sebelumnya merusak sejumlah rumah warga di dua dusun Kampung Nelayan, Desa Warloka Pesisir.

Desa tersebut memiliki sekitar 250 kepala keluarga (KK). Warloka Pesisir menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa M7,7 NTT.

Sebagian warga masih tinggal di posko pengungsian. Warga lainnya mulai bergotong royong memperbaiki rumah yang rusak.

Universitas Warmadewa juga menempatkan mahasiswa KKN Nasional di desa tersebut. Program KKN berlangsung sejak pertengahan Juli hingga akhir Agustus 2026.

Sebanyak 14 mahasiswa ikut membantu warga. Mereka memperbaiki rumah, membangun tenda pengungsian, dan membagikan sembako.

Unwar Bawa Bantuan Sembako dan Dana Pembangunan

Rektor Universitas Warmadewa bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan serta Tim DPPM Unwar turun langsung ke lokasi.

Tim membawa 30 paket sembako yang berisi beras, mi instan, minyak goreng, dan telur.

Universitas Warmadewa juga mengumpulkan dana pembangunan sebesar Rp15 juta. Dana tersebut berasal dari civitas akademika Unwar, Yayasan Shri Kesari Warmadewa, dan seluruh UPK.

Selain itu, Putri Bali menyumbang dana CSR sebesar Rp2,5 juta. Spesialis Patologi Anatomi juga memberikan donasi sebesar Rp3 juta.

Joger Bali turut menyumbangkan paket bantuan. Kepala Dusun 01 dan 02 Desa Warloka Pesisir menerima bantuan tersebut bersama masyarakat terdampak.

Mahasiswa KKN Bantu Pemulihan Warga

Koordinator Desa (Kordes) KKN Unwar 2026 Desa Warloka Pesisir, Fransisco Mario Namu, mengatakan mahasiswa terus menjalankan program kerja sesuai jadwal.

Namun, kondisi pascagempa membuat mahasiswa menambah sejumlah kegiatan. Mereka memprioritaskan kebutuhan warga yang terdampak bencana.

Mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat dan aparat pemerintah. Mereka juga berkolaborasi dengan TNI, Polri, serta dinas terkait.

Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan tenda pengungsian dan distribusi sembako. Mahasiswa juga mendampingi warga yang mengalami trauma akibat gempa.

Selain membantu pemulihan, mahasiswa tetap menjalankan program KKN yang sudah mereka susun sebelumnya.

KKN Dorong Ekonomi dan Keterampilan Warga

Kepala Desa Warloka Pesisir melalui Kepala Dusun 01, H. Kamarudin, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Warmadewa.

Menurutnya, mahasiswa KKN membawa pengetahuan dan keterampilan baru bagi masyarakat. Program tersebut juga membantu warga mengembangkan ekonomi dan mengelola lingkungan desa.

Salah satu program mahasiswa berupa digitalisasi UMKM. Mahasiswa juga mengembangkan budidaya ikan lele sebagai sumber pangan dan peluang usaha warga.

Pasca gempa, mahasiswa turut membantu memperbaiki rumah dan mendistribusikan sembako. Mereka juga memberikan pendampingan kepada warga yang mengalami trauma.

“Kehadiran pimpinan Universitas Warmadewa dengan kepedulian dalam membagikan sembako serta dana pembangunan akan sangat membantu warga Desa Warloka Pesisir yang terdampak,” ujar Kamarudin.

Ia berharap Universitas Warmadewa terus menjalankan KKN Nasional secara berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut dapat membantu mengembangkan Desa Warloka Pesisir.

Unwar Pastikan Mahasiswa Tetap Dampingi Warga

Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., mengatakan Unwar hadir sebagai Kampus Siaga Bencana untuk membantu warga terdampak gempa.

“Kehadiran pimpinan serta mahasiswa KKN di lokasi terdampak ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekitar dari bencana gempa,” ujarnya.

Sebelum kunjungan tersebut, pimpinan Unwar dan mahasiswa KKN terus berkoordinasi untuk membantu warga. Mereka juga memantau perkembangan kebutuhan masyarakat setelah gempa.

Pandit berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga. Ia juga ingin masyarakat segera bangkit dan kembali beraktivitas.

Dalam pertemuan itu, Pandit meminta mahasiswa KKN terus mendampingi masyarakat hingga program KKN berakhir.

Rektor Pantau Program KKN

Selain menyerahkan bantuan, Rektor Universitas Warmadewa bersama tim memantau sejumlah program mahasiswa di Desa Warloka Pesisir.

Tim melihat langsung pengembangan budidaya ikan lele dan kebun bunga krisan. Kedua program tersebut menjadi bagian dari kegiatan KKN Nasional Unwar di desa tersebut.Baiq