Fishum UNR Siapkan Pemimpin Pemerintahan Masa Depan lewat Kuliah Umum Administrasi Publik

Fishum UNR Siapkan Pemimpin Pemerintahan Masa Depan lewat Kuliah Umum Administrasi Publik
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Universitas Ngurah Rai (UNR) menggelar kuliah umum bertajuk "Cetak Biru Navigasi" pada Senin (18/5/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Universitas Ngurah Rai (UNR), terus berkomitmen dalam menciptakan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Sebagai langkah nyata, Program Studi (Prodi) S1 Administrasi Publik Fishum UNR menggelar Kuliah Umum bertajuk “Cetak Biru Navigasi: Mempersiapkan Pemimpin Pemerintahan Masa Depan Indonesia”.

Acara yang berlangsung pada Senin (18/5/2026) ini dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Indonesian Association for Public Administration (IAPA) DPD Wilayah Bali periode 2026-2029.

Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk, M.Si., yang merupakan Guru Besar FIA Universitas Brawijaya sekaligus Ketua Umum DPP IAPA RI.

Mencetak Pemimpin yang Kompeten dan Humanis

Dekan FISHUM UNR, Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, S.Sos., M.A.P., menegaskan, akademisi harus mampu merancang strategi untuk melahirkan pemimpin masa depan.

Ia berharap para dosen dapat menyesuaikan materi perkuliahan agar mahasiswa memahami kompetensi yang dibutuhkan di era mendatang.

“Mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi dalam bidang analisis kebijakan publik, administrator. Serta mampu memberikan pelayanan yang humanis sesuai visi UNR, yaitu prinsip Tri Hita Karana,” kata Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani.

Digitalisasi dalam Administrasi Publik

Rektor UNR, Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum., menambahkan bahwa UNR memiliki identitas kuat dalam keilmuan administrasi public. Hal ini terbukti dari banyaknya alumni yang menjabat posisi strategis di pemerintahan.

Di era transformasi digital, Prof. Tirka menekankan pentingnya penguasaan teknologi digitasi dan digitalisasi. Digitasi adalah proses mengubah data fisik ke format digital. Sedangkan digitalisasi adalah pemanfaatan data digital untuk meningkatkan proses bisnis dan layanan.

UNR juga tengah mempersiapkan Prodi Doktor (S3) Administrasi Publik untuk melengkapi jenjang S1 dan Magister yang sudah ada, guna memantapkan kualitas pendidikan di bidang tersebut.

Tantangan Pendidikan Administrasi di Indonesia

Sementara itu, narasumber utama, Prof. Khairul Muluk dalam pemaparannya menyoroti tantangan pendidikan administrasi publik yang berada di titik persimpangan akibat kesenjangan desentralisasi dan pergeseran akreditasi.

Ia pun menekankan bahwa standar evaluasi kini lebih spesifik pada domain keilmuan, yang menuntut fleksibilitas dan adaptasi. Bukan sekedar kepatuhan birokratis semata.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi seperti IAPA, dan pemerintah menjadi fondasi kunci untuk menjawab tantangan zaman dalam mencetak pemimpin yang profesional dan inovatif. Baiq