Atasi Macet Canggu, Pemkab Badung Siapkan Sejumlah Proyek Jalan Strategis

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan laporan dalam acara ground breaking pembangunan jalan lingkar selatan
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan laporan dalam acara ground breaking pembangunan jalan lingkar selatan

BADUNG – balinusra.com | Pemerintah Kabupaten Badung terus menyiapkan berbagai langkah untuk mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan, khususnya kawasan Canggu yang menjadi salah satu pusat aktivitas pariwisata di Bali.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengungkapkan, pemerintah daerah berencana membangun akses jalan baru yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto menuju Canggu, sekaligus menghubungkan kawasan Canggu dengan Mengwitani dan Jalan Werdi Bhuwana.

“Ruas jalan dari Gatot Subroto menuju Canggu, kemudian dari Canggu menuju Mengwitani dan Werdi Bhuwana akan dibangun dengan lebar sekitar 30 meter. Target pelaksanaannya pada 2027 hingga 2028,” ujar Adi Arnawa saat menyampaikan laporan pada kegiatan groundbreaking pembangunan jalan lingkar selatan, Senin (27/7/2026).

Opsi Pembangunan Jalan Bawah Tanah

Menurut Adi Arnawa, proyek tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar. Untuk pembebasan lahan saja diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 triliun, sedangkan biaya konstruksi diperkirakan sekitar Rp3,2 triliun.

Ia juga membuka kemungkinan pembangunan jalan bawah tanah (underpass/tunnel) sepanjang sekitar 400 meter di kawasan Jalan Gatot Subroto Barat. Opsi tersebut dipertimbangkan untuk meminimalkan dampak sosial terhadap kawasan permukiman yang padat penduduk.

“Tidak menutup kemungkinan kami membangun jalan bawah tanah menuju Canggu dengan panjang sekitar 400 meter agar dampak sosial terhadap masyarakat di sepanjang Jalan Gatot Subroto Barat dapat diminimalkan,” jelasnya.

Lanjutkan Pembangunan Shortcut Tibubeneng

Selain membangun ruas Jalan Gatot Subroto menuju Canggu, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan sejumlah akses strategis yang menghubungkan kawasan utara dan selatan Badung.

Salah satu proyek yang menjadi prioritas adalah penyambungan shortcut Tibubeneng hingga kawasan Kayu Tulang, Canggu. Menurut Adi Arnawa, pembebasan lahan untuk proyek tersebut telah rampung pada tahun ini, sementara pekerjaan konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027.

“Saat ini sudah ada shortcut di Tibubeneng. Tahun ini kami melanjutkan akses tersebut menuju Canggu melalui Kayu Tulang. Pembebasan lahannya sudah selesai dan astungkara konstruksinya dimulai pada 2027,” ujar Adi Arnawa.

Bangun Koridor Jalan Baru

Selain akses menuju Canggu, Pemkab Badung juga merencanakan pembangunan koridor jalan baru dari Terminal Mengwi menuju Penarungan, kemudian terhubung ke Latu, Abiansemal, Sempidi, Sigaran, Sedang, hingga Bongkasa.

Ruas jalan tersebut dirancang memiliki lebar sekitar 30 meter untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan di Kabupaten Badung.

Menurut Adi Arnawa, pembangunan jaringan jalan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan wilayah dan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat maupun wisatawan. Baiq