DENPASAR – balinusra.com | Kelompok paduan suara Bina Vokalia Bali, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih Juara I kategori Children’s Choir A-1 pada ajang The 8th Tokyo International Choir Competition di Jepang.
Menyusul keberhasilan tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Dalam audiensi tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana.
Tampil Mewakili Indonesia dan Tembus Babak Grand Prix
Pelatih Bina Vokalia Bali, Putri Faradini Baihaqi, menyampaikan bahwa kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 24–26 Juli 2026, bertempat di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang.
Bina Vokalia Bali tampil mewakili Indonesia dengan menerjunkan 37 penyanyi muda asal Bali yang berusia 4 hingga 13 tahun. Selain sukses meraih Juara I di kategori Children’s Choir A-1, kelompok paduan suara anak ini juga terpilih sebagai salah satu finalis pada babak Grand Prix, bersaing ketat dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara.
Gubernur Koster menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan selamat atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Bina Vokalia Bali.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi Bali dan Indonesia. Karena generasi muda Bali mampu menunjukkan kemampuan serta bakat seni mereka di panggung internasional.
“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak Bina Vokalia Bali. Prestasi ini membanggakan karena telah mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat internasional,” ungkapan Koster bangga.
Potensi Generasi Muda Bali
Ia menambahkan, prestasi ini menjadi bukti nyata potensi generasi muda Bali dalam bidang seni, khususnya seni vokal. Pengalaman berkompetisi di tingkat dunia tidak hanya memperluas wawasan dan mengasah kemampuan para penyanyi muda. Tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Koster berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Bali lainnya untuk terus mengembangkan bakat. Serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Gubernur Koster juga menekankan bahwa pembinaan seni sejak usia dini merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi sekaligus mencintai seni dan budaya,” pungkasnya. Baiq





