BADUNG – balinusra.com | Kabar gembira bagi para pecinta kuliner premium dan penikmat gaya hidup mewah di Pulau Dewata. Wolfgang’s Steakhouse, restoran legendaris yang lahir di Park Avenue, Manhattan, secara resmi membuka gerai terbarunya di kawasan prestisius Parc Valle Petitenget, Badung, Bali.
Kehadiran gerai ketiga Wolfgang’s di Indonesia ini melanjutkan jejak sukses dua gerai sebelumnya, yaitu Wolfgang’s Steakhouse Jakarta (ÉLYSÉE SCBD) sebagai gerai pertama. Serta Wolfgang’s Teppan Jakarta (Keraton at The Plaza) sebagai gerai kedua.
Sejak pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2020, Wolfgang’s Steakhouse terus berkembang dan memperluas eksistensinya. Rencana ekspansi ke Bali sebenarnya telah menjadi bagian dari perjalanan panjang brand ini selama beberapa tahun terakhir.
Kini, impian tersebut terwujud sepenuhnya demi memberikan warna baru pada dinamika kuliner serta gaya hidup premium di Bali.
Standar Fine Dining Autentik New York di Jantung Bali
Berbeda dari konsep hidangan laut (seafood) atau relaxed dining yang selama ini mendominasi kawasan pesisir Bali, Wolfgang’s Steakhouse membawa standar fine dining khas Manhattan yang sangat autentik.
Bintang utama dari restoran ini adalah sajian USDA Prime Beef pilihan. Daging kualitas terbaik ini melalui proses dry-aging terukur di dalam ruangan khusus, dengan suhu dan kelembapan yang dikontrol secara ketat selama 28 hari.
Porterhouse: Ikon Steak Khas Wolfgang’s Steakhouse
Salah satu sajian paling ikonik yang menjadi representasi dari karakter steak khas Wolfgang’s adalah Porterhouse.
Chef Amiro Cruz menjelaskan, Porterhouse berasal dari bagian short loin dan terdiri dari dua bagian daging yang dipisahkan oleh tulang berbentuk T. Yaitu Tenderloin atau Filet Mignon yang sangat lembut. Serta New York Strip atau Sirloin dengan karakter rasa beefy yang lebih kuat.
Dalam penyajiannya, Porterhouse dimasak dalam kondisi bone-in sebagai potongan utuh berukuran besar. Daging kemudian diiris sebelum disajikan di atas sizzling platter yang sangat panas, dengan tulang tetap dipertahankan sebagai bagian dari presentasi yang dramatis.
Proses pemanggangan pada suhu ekstrem mencapai 800°C (broiler). Teknik ini menghasilkan lapisan kerak berkaramel (crust) yang gurih di bagian luar. Sementara bagian dalamnya tetap mempertahankan kelembutan tekstur serta kelezatan jus daging yang murni.
Kombinasi ini menghadirkan pengalaman menikmati steak dengan rasa yang gurih, nutty, dan kompleks yang menjadi ciri khas utama Wolfgang’s Steakhouse.
Warisan Manhattan dan Dominasi Wolfgang’s di Pasar Asia
Didirikan oleh Wolfgang Zwiener, ekspansi global Wolfgang’s Steakhouse lahir dari dedikasi yang tinggi terhadap kualitas tanpa kompromi, teknik craftsmanship tingkat tinggi. Serta hospitality yang hangat.
Saat ini, Wolfgang’s Steakhouse telah mengoperasikan lebih dari 40 gerai di berbagai kota megapolitan dunia. Termasuk Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan Indonesia.
Reputasi internasional yang luar biasa ini dibangun di atas konsistensi tinggi dalam menyajikan pengalaman bersantap yang berkesan di setiap pasarnya. Menariknya, Asia kini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan tercepat. Sekaligus pasar terkuat bagi merek steakhouse legendaris ini.
Saat ini, Wolfgang’s mengoperasikan 10 gerai di Tiongkok, 8 gerai di Jepang, 8 gerai di Filipina, 2 gerai di Korea Selatan. Serta gerai-gerai utama di Singapura, Thailand, Hong Kong, dan Indonesia.
Sebagian besar restoran tersebut berlokasi strategis di kawasan bisnis terkemuka, pusat perbelanjaan kelas dunia. Hingga destinasi gaya hidup premium. Hal ini mencerminkan tingginya apresiasi masyarakat Asia terhadap bahan baku top-tier. Serta pengalaman bersantap autentik berstandar internasional.
Sinergi Strategis
Kehadiran Wolfgang’s Steakhouse di Bali bukan sekadar ekspansi portofolio bisnis biasa. Melainkan sebuah respons nyata atas tingginya permintaan pasar terhadap pengalaman bersantap kelas dunia di destinasi wisata internasional.
Peter Zwiener, Co-Founder Wolfgang’s Steakhouse, menegaskan pentingnya langkah strategis ini dalam peta ekspansi global mereka.
“Pembukaan Wolfgang’s Steakhouse Bali adalah milestone penting bagi kami untuk menghadirkan keaslian tradisi, kepresisian teknik. Serta keramahan khas New York Steakhouse di salah satu destinasi wisata terbaik dunia. Bali merupakan bagian penting dari langkah ekspansi kami. Dan kami melihat kehadiran Wolfgang’s Steakhouse di sini sebagai kesempatan untuk membawa pengalaman steakhouse khas New York kepada masyarakat lokal maupun wisatawan dari berbagai belahan dunia,” jelas Peter Zwiener.
Memperkenalkan Seni Dry-Aging ke Bali
Lydia D’ Amato, Co-Founder Wolfgang’s Steakhouse menambahkan, kehadiran Wolfgang’s Steakhouse Bali juga menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan salah satu keunggulan utama mereka kepada masyarakat Bali dan wisatawan internasional.
“Bali adalah magnet gaya hidup global yang mempertemukan berbagai budaya dan memiliki lanskap kuliner yang terus berkembang. Melalui kehadiran Wolfgang’s Steakhouse di Bali, kami berkomitmen untuk memperkenalkan salah satu konsep penting Wolfgang’s, yaitu dry-aging. Sekaligus menghadirkan pengalaman menikmati steak dengan kualitas dan karakter yang menjadi ciri khas kami,” kata Lydia.
Optimisme Terhadap Lanskap Kuliner Mewah Bali
Rudy Salim, Shareholder Partner Wolfgang’s Steakhouse & Wolfgang Teppan Indonesia, turut menyampaikan optimismenya terhadap masa depan bisnis kuliner mewah di Bali.
“Bali telah bertransformasi menjadi pusat gaya hidup yang sangat dinamis. Tempat berkumpulnya para wisatawan mancanegara dan pecinta kuliner yang mencari kualitas terbaik. Kemitraan ini adalah bentuk keyakinan kami bahwa kombinasi antara reputasi global Wolfgang’s Steakhouse dan daya tarik lokasi Petitenget akan menjadikan restoran ini sebagai destinasi wajib baru bagi siapa pun yang berkunjung ke Bali,” ujarnya.
Sebagai CEO Prestige Corp, Rudy Salim juga melihat investasi besar di Wolfgang’s Steakhouse ini sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Prestige Corp untuk menghadirkan brand dan pengalaman berkelas dunia ke Indonesia.
Lebih dari sekadar investasi bisnis biasa, langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan destinasi lifestyle dan hospitality yang menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda.
“Bagi kami, Wolfgang’s Steakhouse bukan sekadar restoran. Tetapi sebuah destinasi yang memadukan kualitas, heritage, dan hospitality berkelas dunia. Kami ingin menghadirkan sebuah oase elegan di Petitenget, tempat para tamu dapat menikmati pengalaman kuliner terbaik, merayakan momen penting. Sekaligus merasakan hospitality yang hangat. Kami percaya perpaduan antara tradisi legendaris Wolfgang’s Steakhouse dan visi Prestige Corp akan membawa standar baru bagi fine dining dan lifestyle di Bali,” tambah Rudy Salim.
Dengan perpaduan sempurna antara tradisi legendaris kuliner New York dan lanskap eksotis Pulau Dewata, Wolfgang’s Steakhouse Bali siap menyambut Anda untuk merasakan sensasi bersantap bintang lima yang tak terlupakan di Petitenget. Baiq





