TABANAN – balinusra.com | Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Savate Tabanan kini mulai bergerak masif dalam memperkenalkan olahraga bela diri asal Prancis ini kepada masyarakat luas. Melalui latihan bersama yang digelar di GOR Debes, Savate Tabanan berkomitmen untuk menjaring bibit atlet muda sekaligus membentuk karakter generasi bangsa.
Ketua Pengkab Savate Tabanan, Romanica Anggela Intanisari, menegaskan bahwa fokus utama organisasi saat ini adalah sosialisasi kepada pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA. Langkah ini untuk memastikan adanya regenerasi atlet yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan.
“Ini adalah langkah awal kami memperkenalkan Savate, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kami ingin mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki etika dan karakter yang kuat,” kata Anggela.
Strategi Sosialisasi: Dari Media Sosial hingga Aksi Sosial
Untuk memperluas jangkauan, Pengkab Savate Tabanan telah menyiapkan berbagai strategi sosialisasi yang menyasar berbagai kecamatan. Beberapa metode yang digunakan antara lain melakukan pengenalan langsung di pusat-pusat keramaian dan sekolah.
Kemudian menggelar aksi bersih-bersih pantai dan area umum guna menunjukkan kepedulian atlet terhadap lingkungan. Serta mengoptimalkan platform digital sebagai sarana edukasi dan informasi mengenai olahraga Savate.
Saat ini, Savate Tabanan telah membina sekitar tujuh atlet senior dan lima atlet junior berusia 8-12 tahun. Pihak pengurus juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat Tabanan yang ingin bergabung dan mendalami seni bela diri tersebut.
Dukungan KONI dan Target Porprov Bali 2027
Visi besar Savate Tabanan untuk membawa nama daerah ke kancah nasional hingga internasional mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak.
Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagra Sunu, menyatakan bahwa perkembangan Savate di Bali tergolong sangat pesat. Secara prinsip, Savate telah disetujui untuk menjadi anggota KONI Bali dan tengah menunggu pengesahan resmi dalam Rakerprov.
Jika proses berjalan lancar, Savate ditargetkan dapat dipertandingkan sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Porprov Bali 2027 mendatang.
Sebagai informasi, olahraga Savate di Bali saat ini telah berkembang di seluruh kabupaten/kota dengan tiga nomor pertandingan utama: body contact, point fighting, dan seni tongkat.
Dengan pembinaan yang konsisten, Savate Tabanan optimistis dapat melahirkan atlet-atlet unggul yang membanggakan arena pertandingan, serta memiliki integritas tinggi. Baiq





