DENPASAR – balinusra.com | DENPASAR – balinusra.com | Universitas Warmadewa (Unwar) bersama Universitas Udayana (Unud) melakukan penandatangan perpanjangan Kerjasama (MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian bertempat di Ruang Adjna Dewi Gedung FTP Unwar, Rabu (29/4/2026).
Selain penandatangan MoU, kegiatan ini juga dirangkai dengan Kuliah Umum “Kesiapan Bali Menghadapi Bencana Gempa” yang dibawakan langsung Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D., IPU.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyampaikan, Kerjasama ini bertujuan untuk berkolaborasi dan bertukar pengetahuan demi kemajuan masing-masing perguruan tinggi.
Sebelumnya, kata Rektor, kerjasama antara Unwar dan Unud telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan kolaborasi baik dalam bidang Penelitian, Pengabdian, maupung di bidang kemahasiswaan
Rektor mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unud, Para Wakil Rektor Unud, Dekan dilingkungan Unud yang telah menyempatkan diri berkunjung ke Unwar.
“Kegiatan ini telah direncanakan sebelumnya dengan kunjungan Rektor beserta para WR Unwar ke Universitas Udayana,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rektor Unud dapat membagi ilmu dan pengetahuannya kepada mahasiswa Unwar. Selain ini, kolaborasi antara Unwar dan Unud juga diharapkan dapat ditingkatkan kembali pada berbagai bidang.
Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D., IPU., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan yang diberikan Rektor Unwar. Kerjasama antara Unud dan Unwar ini sudah berlangsung sebelumnya melalui berbagai kegiatan. Kedepannya kolaborasi berbagai kegiatan dapat lebih banyak diimplementasikan khusunya memberikan kontribusi bagi masyarakat secara umum dan Provinsi Bali khusunya.
Saat ini, para akademisi dituntut untuk memberikan inovasi dan kontribusi pengetahuan terkait berbagai masalah yang terjadi di sekitar. Begitu banyak tantangan-tantangan dalam mengisi kemajuan global dalam merespon berbagai permasalahan. Hal inilah yang memerlukan kolaborasi bersama dalam menanggapai issue-issue tersebut.
“Kegiatan ini kita gunakan untuk bertukar pikiran dalam mengahdapi berbagai bencana di Bali. Universitas harus mampu melihat solusi, analisis bencana dan potensi bencana di Bali,” ujarnya.
Bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh stakeholder. Kampus harus mampu memikirkan solusi dalam membantu masyarakat dalam pencegahan/mitigasi bencana. Edukasi budaya sadar terhadap bencana manjadi hal penting yang harus dibiasakan sejak dini.Baiq





