Strategi Bank Indonesia Bali Dorong Ekonomi Digital Lewat Baligivation 2026

Strategi Bank Indonesia Bali Dorong Ekonomi Digital Lewat Baligivation 2026
Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026. Foto: Ist

DENPASAR – balinusra.com | Dalam upaya memperkuat struktur ekonomi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026. Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi”, ajang ini menjadi katalisator penting bagi transformasi digital di Pulau Dewata.

Acara kick-off yang berlangsung di Sanur, Selasa, 28 April 2026 menegaskan komitmen BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan melalui inovasi teknologi.

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya mengatakan, Baligivation 2026 sangat selaras dengan visi pembangunan Bali untuk menjadi Pulau Digital.

Mengingat Bali menyumbang 55% devisa pariwisata nasional, Koster menyatakan perlunya diversifikasi ekonomi agar tidak hanya bergantung pada satu sektor saja.

“Penguatan sektor ekonomi kreatif dan digital adalah keharusan agar ekonomi Bali lebih tangguh menghadapi tantangan struktural di masa depan,” ujar Koster.

Digitalisasi juga diharapkan menjadi solusi atas isu perkotaan seperti kemacetan dan pengelolaan sampah yang memengaruhi kualitas pariwisata.

Selain inovasi, integritas finansial menjadi fokus utama. Kegiatan ini dirangkaikan dengan komitmen sinergi untuk menertibkan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau money changer ilegal.

Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, dan Deputi PPATK, Dr. Fithriadi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah ini. Fithriadi menegaskan pentingnya penerapan kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT). Tujuannya untuk melindungi konsumen, dan menjaga citra pariwisata Bali di mata internasional.

Program Unggulan Baligivation 2026

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, memaparkan beberapa terobosan baru dalam rangkaian kegiatan tahun ini. Di antaranya Pasar Rakyat Bali Go Digital untuk mendorong digitalisasi transaksi dan akses pembiayaan perbankan di pasar tradisional. Memperluas literasi digital hingga ke tingkat komunitas banjar. Serta Digital Innovator Business Matching sebagai ruang kolaborasi bagi inovator lokal untuk menghubungkan solusi digital mereka dengan pelaku usaha.

Program Baligivation 2026 akan terus bergulir hingga November 2026 melalui berbagai kegiatan edukatif. Seperti roadshow, talkshow inspiratif, kompetisi e-sport, dan konten QRIS. Seluruh rangkaian ini akan mencapai puncaknya pada kolaborasi dengan Bali Digital Festival 2026 di bulan November mendatang.

Masyarakat dan pelaku usaha diajak untuk aktif berpartisipasi dalam setiap tahap Baligivation demi wujudkan ekosistem ekonomi digital Bali yang inklusif dan berdaya saing global. Baiq