PPDB 2026: Disdikpora Denpasar Pastikan Subsidi Siswa SMP Swasta Tetap Berlanjut

PPDB 2026 Disdikpora Denpasar Pastikan Subsidi Siswa SMP Swasta Tetap Berlanjut
Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama.

DENPASAR – balinusra.com | Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, memberikan kepastian mengenai kelanjutan bantuan dana bagi pendidikan swasta. Disdikpora Denpasar memastikan subsidi untuk sekolah swasta tetap tersedia pada tahun ajaran 2026/2027, meskipun besaran anggaran totalnya saat ini masih dalam tahap pengajuan.

Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama mengatakan, peran sekolah swasta sangat krusial. Pemerintah daerah tetap membutuhkan kontribusi SMP swasta untuk menampung lulusan SD di Denpasar yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun.

Daya Tampung SMP Negeri Denpasar Terbatas

Berdasarkan data Disdikpora, tantangan utama pendidikan di Denpasar adalah ketimpangan antara jumlah lulusan dengan ketersediaan kursi di sekolah negeri.

Jumlah lulusan SD di Denpasar pada tahun ajaran 2026/2027 diperkirakan mencapai 15 ribu siswa. Sedangkan daya tampung SMP negeri hanya tersedia sekitar 5.800 kursi. Dengan kondisi tersebut, terdapat selisih sekitar 9.200 siswa yang tidak dapat tertampung di sekolah negeri.

“Kami tidak bisa lepas dari swasta, karena SMP negeri kita masih ada tujuh belas. Jadi kita tetap memberdayakan SMP swasta,” kata Gede Wiratama, Selasa (19/5/2026).

Mengenai besaran subsidi yang akan diberikan, Wiratama menyebutkan bahwa nilainya masih dinamis. “Nilainya belum tentu, masih kita ajukan. Mudah-mudahan ada peningkatan,” tambahnya.

Saat ini, Denpasar memiliki sekitar 77 SMP swasta yang kapasitasnya dinilai masih cukup aman untuk membantu menyerap siswa.

Pemerintah juga menyoroti perubahan pola pikir orang tua siswa dalam memilih sekolah. Saat ini, persaingan antara sekolah negeri dan swasta semakin terbuka. Sekolah dituntut memiliki strategi dan keunggulan kompetitif untuk menarik minat masyarakat.

“Sekarang siswa-siswa dan orang tua ini sudah pintar. Melalui media sosial, mereka bisa langsung mengetahui profil dan kelebihan sekolah tersebut,” jelas Wiratama.

Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah swasta berkualitas terbukti dari laporan bahwa sejumlah sekolah swasta di Denpasar bahkan telah menutup pendaftaran lebih awal. Karena kuota sudah terpenuhi sejak akhir tahun lalu. Baiq