Lansia 70 Tahun Hilang di Selemadeg Barat Tabanan, Pencarian Libatkan Tim SAR dan BPBD

70 Tahun Hilang di Selemadeg Barat Tabanan, Pencarian Libatkan Tim SAR dan BPBD
Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri dilaporkan hilang. Anggota Polsek Selemadeg Barat bersama warga melakukan penyisiran di daerah tegalan dan kebun.

TABANAN – balinusra.com | Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri (alias Mbah Mardi), dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumahnya di Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, pada Sabtu (24/10/2026) pagi. Korban diketahui memiliki riwayat linglung akibat faktor usia.

Hingga saat ini, keberadaan lansia tersebut belum ditemukan dan upaya pencarian terus dilakukan oleh petugas gabungan bersama warga setempat.

Kronologi Hilangnya Ni Wayan Natri

Berdasarkan keterangan anak korban sekaligus pelapor, I Nyoman Alit (57), peristiwa bermula saat ia bangun sekitar pukul 04.00 WITA, dan melihat ibunya masih terjaga di rumah. Sekitar 30 menit kemudian (pukul 04.30 WITA), Alit pergi ke kandang untuk memberi makan kambing.

Namun, saat kembali ke rumah, sang ibu sudah tidak ada di tempat. Alit sempat menanyakan keberadaan ibunya kepada sang istri, tetapi tidak mendapatkan informasi.

Upaya pencarian mandiri pun langsung dilakukan. Tak lama berselang, seorang warga menemukan sejumlah barang milik korban di tegalan, berjarak sekitar 200 meter di sebelah timur rumah pelapor. Barang-barang yang ditemukan meliputi baju adat, handuk, dan beberapa kain kasa.

Mengetahui temuan tersebut, Alit segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Selemadeg Barat.

Penyisiran Sempat Dihentikan Akibat Hujan

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Polsek Selemadeg Barat bersama warga langsung melakukan penyisiran di daerah tegalan dan kebun di sekitar lokasi.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menyampaikan bahwa pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara pada Sabtu sore sekitar pukul 16.30 WITA, karena faktor cuaca hujan dan kondisi medan yang mulai gelap.

Karena korban belum ditemukan hingga sore hari, operasi pencarian dijadwalkan berlanjut pada Minggu (25/10/2026). Pencarian lanjutan ini diperluas dengan melibatkan personel dari Tim SAR Polres Tabanan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan.

“Hingga pencarian dihentikan pada Sabtu sore, keberadaan Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi belum diketahui hingga saat ini,” jelas Iptu Wiwik dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026). Baiq