DENPASAR – balinusra.com | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sekaligus menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPD Partai Demokrat Provinsi Bali menegaskan komitmen lingkungannya melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, melaksanakan aksi penghijauan.
Tak hanya itu, berbagai kegiatan kemasyarakatan juga digelar di Sekretariat DPD Partai Demokrat Bali, Denpasar, pada Minggu (23/8/2026).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Termasuk Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani, Wakil Ketua DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra, Ketua DPC Demokrat Kota Denpasar Anak Agung Ketut Asmara Putra (Gus Cilik), Ketua DPC Demokrat Buleleng Luh Gede Herryani. Serta Ketua DPC Demokrat Tabanan I Wayan Adnyana.
Filosofi HUT ke-25: Menanam 75 Pohon untuk Kelestarian Bali
Sebagai simbol peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, kader Demokrat Bali menanam total 75 tanaman. Jumlah tersebut sengaja dibuat serba 25 yang terdiri dari 25 pohon kenanga, 25 pohon cempaka, dan 25 pohon kembang sepatu.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengatakan, menjaga kelestarian lingkungan sekitar kantor DPD sangat krusial. Karena letaknya yang strategis di depan Civic Center, pusat pemerintahan Provinsi Bali.
“Sampah yang menumpuk di ibu kota akan merusak pemandangan di mata wisatawan mancanegara, mengotori udara. Serta menimbulkan bau menyengat,” kata Mudarta.
Aksi penanaman pohon ini merupakan wujud nyata implementasi konsep Tri Hita Karana. Khususnya dalam menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam sekitar.
Mendorong Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Desa dan TPS3R
Tidak hanya melakukan penghijauan, Demokrat Bali juga menyoroti pentingnya penanganan masalah sampah langsung dari sumbernya. Mudarta mengimbau masyarakat untuk memulai pemilahan sampah organik dan anorganik dari tingkat rumah tangga.
Untuk mendukung Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ini, ia mendorong peningkatan alokasi Dana Desa agar setiap desa memiliki fasilitas pengolahan sampah mandiri seperti TPS3R.
Menurutnya, jika dikelola secara tepat, sampah tidak sekadar menjadi persoalan kebersihan, melainkan dapat bertransformasi menjadi penggerak ekonomi desa yang menciptakan lapangan kerja lokal.
Antisipasi Banjir dengan Normalisasi Sungai Tukad Badung
Menghadapi musim kemarau saat ini, Mudarta juga meminta pemerintah daerah memanfaatkan momentum untuk melakukan pengerukan lumpur dan normalisasi sungai, salah satunya Tukad Badung.
Langkah antisipasi sebelum musim hujan tiba ini dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir besar. Serta mencegah sampah terbawa arus hingga mencemari kawasan lautan.
Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju puncak HUT ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026 mendatang. Rangkaian acara tersebut akan terus diisi oleh Gerakan Langit Biru Indonesia Asri. Serta berbagai kegiatan sosial kerakyatan. Baiq





