DENPASAR – balinusra.com | LPK Monarch Bali secara resmi membuka program Bright Hospitality Awareness (BRIGHTNESS) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Program ini merupakan langkah strategis guna membekali mahasiswa baru dengan karakter dan kompetensi unggul sebelum terjun ke industri perhotelan dan pariwisata dunia.
Mengusung tema “Global Career Strength”, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di lima kabupaten di Bali. Total pesertanya mencapai 3.435 mahasiswa baru yang dijuluki sebagai New Brighters.
Fokus pada Integrasi Karakter dan Kesiapan Kerja
Khusus untuk Kampus Monarch Bali Dalung, seremoni pembukaan berlangsung di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Senin (6/7/2026), dengan peserta lebih dari seribu peserta.
Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Nengah Yasa Adi Susanto mengatakan, BRIGHTNESS bukan sekadar orientasi biasa. Program ini dirancang sebagai proses integrasi untuk membangun identitas, karakter. Serta kesiapan mental mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja internasional.
“BRIGHTNESS menjadi fondasi untuk memahami nilai-nilai hospitality, menumbuhkan budaya pelayanan sesuai kebutuhan industri pariwisata global,” terang Yasa Adi.
Kurikulum Pengembangan Diri dan Kompetensi Global
Selama lima hari pertama, mahasiswa akan mengikuti rangkaian program intensif yang meliputi:
5 Days Self Identity: Membangun jati diri sebagai insan hospitality.
Self Growth & Psychology of Intrapersonal: Penguatan karakter dan kemampuan interpersonal.
Self Intention: Menetapkan niat dan tujuan karier yang kuat.
Melalui Academic Excellence Program, Monarch Bali menerapkan pelatihan berbasis hasil (outcome-based training) yang menitikberatkan pada jiwa kewirausahaan, dan budaya kerja profesional.
Monarch Bali memastikan lulusannya memiliki daya saing tinggi dengan menyediakan:
- Sertifikasi Kompetensi BNSP: Melalui uji kompetensi resmi.
- Global Internship Program: Kesempatan magang internasional.
- Penempatan Kerja Global: Akses ke jaringan kemitraan luar negeri.
- Fasilitas Modern: Pendukung pembelajaran vokasi berbasis industri.
Direktur Monarch Bali Dalung, I Putu Rucita, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui kurikulum yang adaptif dengan kebutuhan industri hospitality global.
Dukungan Pemerintah terhadap Pendidikan Vokasi
Upaya Monarch Bali ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma.
Ia menilai Monarch Bali konsisten dalam mencetak SDM yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata yang dinamis. Program ini selaras dengan tiga pilar utama kebijakan pemerintah dalam pengembangan SDM. Yakni melatih, mensertifikasi, dan menempatkan tenaga kerja.
Dengan semangat BRIGHTNESS 2026, LPK Monarch Bali berharap para New Brighters tumbuh menjadi tenaga profesional yang adaptif, berintegritas. Serta siap meniti karier cemerlang baik di tingkat nasional maupun internasional. Baiq





