Dies Natalis ke-47 Universitas Ngurah Rai: Fokus Kolaborasi Global dan Pembukaan Prodi Baru

Dies Natalis ke-47 Universitas Ngurah Rai Fokus Kolaborasi Global dan Pembukaan Prodi Baru
Universitas Ngurah Rai (UNR) merayakan Dies Natalis ke-47.

DENPASAR – balinusra.com | Merayakan puncak Dies Natalis ke-47, Universitas Ngurah Rai (UNR) di bawah naungan Yayasan Jagadhita Denpasar, mempertegas komitmennya dalam memperluas jejaring internasional dan inovasi akademik.

Acara yang digelar di Auditorium UNR pada Sabtu (23/5/2026) ini menjadi momentum penting untuk evaluasi, sekaligus penetapan arah baru pengembangan perguruan tinggi swasta tersebut.

Visi Strategis: Relevansi Program Studi dan Riset Internasional

Ketua Yayasan Jagadhita, Anak Agung Gede Raka, menekankan bahwa semangat para pendiri tetap menjadi modal utama dalam perjalanan 47 tahun UNR.

Ia berharap universitas terus melahirkan program studi yang relevan dengan tuntutan zaman. Serta memperkuat kolaborasi riset di tingkat nasional maupun global.

Meskipun fasilitas kampus saat ini dinilai sudah sangat memadai, pihak yayasan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan sarana dan kualitas institusi.

“Kami berharap rektorat terus memperkuat pengabdian masyarakat sesuai kebutuhan masa depan,” kata Anak Agung Gede Raka.

Capaian Prestasi: Akreditasi Unggul dan Inovasi Akademik

Dalam Dies Natalis ke-47 ini, Rektor Universitas Ngurah Rai, Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, menyampaikan bahwa semangat inovasi telah memberikan dampak nyata bagi universitas.

Beberapa pencapaian signifikan yang disoroti meliputi Akreditasi Unggul pada sembilan program studi, perluasan kolaborasi yang kini merambah ke level internasional.

Selain itu, proses akreditasi unggul untuk Program Magister Manajemen Informasi, serta tingginya minat masyarakat terhadap Program Profesi Insinyur.

Menurut Prof. Tirka, perbedaan utama Dies Natalis ke-47 ini adalah skala kolaborasi yang jauh lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Reformasi Kelembagaan dan Penyesuaian Regulasi

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Thomas Suyatno, mengingatkan pentingnya reformasi menyeluruh bagi PTS.

Ia menekankan perlunya rekonstruksi aturan internal, termasuk statuta yayasan dan Peraturan Umum Karyawan (PUK), agar tetap selaras dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dan indikator kinerja utama perguruan tinggi.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam meningkatkan mutu universitas, acara ini juga diisi dengan penyerahan berbagai penghargaan kepada dosen, fakultas. Serta program studi atas kinerja gemilang mereka selama setahun terakhir. Baiq