5 Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Dibatalkan Imbas Eskalasi Konflik

Imigrasi Ngurah Rai
Pelayanan di Bandara Internasional Ngurah Rai. Foto : Ist

DENPASAR – balinusra.com | Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu penutupan wilayah udara di Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran. Situasi ini langsung memengaruhi jadwal penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Bali.

Berdasarkan pemantauan per 1 Maret 2026 pukul 01.00 WITA, lima penerbangan dari Bali terdampak. Penerbangan tersebut dioperasikan oleh Etihad Airways, Qatar Airways, dan Emirates.

Gangguan ini berpotensi mengubah arus penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, baik karena pembatalan maupun pengalihan rute.

Merespons kondisi tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai langsung mengaktifkan langkah siaga. Petugas menambah personel di area kedatangan dan keberangkatan internasional untuk mengantisipasi antrean.

Imigrasi juga memperkuat koordinasi dengan Angkasa Pura I, otoritas bandara, maskapai, dan instansi terkait. Koordinasi ini dilakukan untuk merespons perubahan jadwal dan pengalihan rute secara cepat.

Petugas memantau pergerakan penerbangan secara real-time melalui sistem data global dan aplikasi resmi maskapai. Selain itu, mereka memperbarui SOP serta mengaktifkan rencana kontinjensi bagi penumpang terdampak.

“Kami terus memantau dinamika global ini secara intensif. Prioritas kami memastikan layanan keimigrasian tetap berjalan baik meskipun jadwal penerbangan terganggu,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan.

Antisipasi Potensi Overstay WNA

Imigrasi juga mengantisipasi kemungkinan overstay bagi warga negara asing yang gagal berangkat akibat pembatalan penerbangan.

Penumpang yang masa izin tinggalnya hampir habis diminta segera melapor ke kantor imigrasi atau pos layanan keimigrasian di bandara. Petugas akan memberikan arahan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kondisi darurat penerbangan sebagai force majeure.

Imigrasi memastikan setiap kasus ditangani secara profesional, proporsional, dan tetap mengedepankan kepastian hukum serta pelayanan publik.

Imigrasi mengimbau calon penumpang internasional, khususnya yang transit di Timur Tengah, untuk rutin memeriksa status penerbangan. Penumpang juga diminta berkoordinasi dengan maskapai sebelum berangkat ke bandara guna menghindari kendala perjalanan. Baiq