Yudisium ke-80, FISIP Unwar Lepas 65 Lulusan

IMG-20260415-WA0021

Yudisium ke-80 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Warmadewa. Foto : Ist

 

DENPASAR-balinusra.com | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa (Unwar) melepas 65 lulusan pada upacara yudisum ke-80, Rabu (15/4/2026) di Aula Sri Ajnadewi, Gedung FTP Unwar.

Lulusan yang dilepas terdiri dari 13 orang Program Studi Ilmu Pemerintahan dan 52 orang dari Program Studi Administrasi Publik. Momen ini menjadi penanda akhir perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus awal langkah baru dalam mengabdikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

Dalam yudisium tersebut, dua mahasiswa ditetapkan sebagai lulusan terbaik dengan capaian akademik sempurna. Dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Ni Made Dewi Purnama Sari berhasil meraih predikat lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00 dengan predikat ‘Dengan Pujian’. Sementara itu, dari Program Studi Administrasi Publik, Ni Made Shinta Narayani juga meraih IPK 4.00 dengan predikat ‘Dengan Pujian’.

Dekan FISIP Universitas Warmadewa, Dr. Drs. I Made Yudhiantara, M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh yudisiawan atas capaian yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa FISIP Universitas Warmadewa terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Lebih lanjut, Dekan FISIP berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan almamater. “Teruslah berkarya dan mengabdikan diri, karena darma bakti saudara sangat dinantikan oleh keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada para orang tua dan wali yudisiawan atas doa, dukungan, serta kepercayaan yang telah diberikan kepada pihak fakultas dalam mendidik putra-putri mereka hingga berhasil menyelesaikan studi.

“Pada kesempatan ini pula, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama proses pendidikan terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara,” tutupnya.rl