DENPASAR – balinusra.com | Menanggapi video viral di media sosial mengenai air keruh yang keluar dari lubang di pinggir Pantai Segara Ayu, Sanur, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar segera melakukan investigasi lapangan pada Minggu (21/6/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari Dinas PUPR, Satpol PP, dan Pokja Lingkungan Bali terjun langsung untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Kronologi dan Temuan di Lapangan
Berdasarkan keterangan Taram, warga setempat, bahwa fenomena air meluap tersebut terjadi saat hujan lebat pada Sabtu, 12 Juni 2026 lalu. Air yang keluar dari bibir pantai dilaporkan berwarna keruh dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Hasil penggalian yang dilakukan oleh Tim Pemkot Denpasar di titik lokasi memastikan adanya aliran air keruh yang serupa dengan rekaman video yang beredar luas.
Berdasarkan hasil penyelidikan menunjukkan bahwa air tersebut berasal dari saluran irigasi atau drainase (got) yang bermuara ke arah pantai.
Penyebab Air Limbah Meluap di Pesisir Sanur
Agung Sena dari Tim Deteksi Dini Satpol PP Kota Denpasar menjelaskan, sistem pembuangan air di sepanjang Jalan By-pass Ngurah Rai menggunakan sistem manhole. Ia menduga adanya endapan lama yang kemudian terdorong oleh guyuran hujan lebat.
“Karena sudah lama ada endapan dan ditambah hujan lebat, maka air yang mengalir ini menembus pembuangan di pesisir Pantai Segara Ayu Sanur,” kata Agung Sena.
Senada dengan hal tersebut, Gung Nik dari Pokja Lingkungan Bali, menyatakan bahwa luapan air tersebut berasal dari kebocoran saluran lama DSDP yang telah mengendap. Hingga akhirnya meluap akibat debit air hujan.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah serius untuk mengatasi masalah ini. Pemkot Denpasar berencana melakukan koordinasi dengan pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) dan Werdapura.
“Kami akan melakukan pengecekan kembali untuk memastikan sumber pasti pembuangan air ini. Tujuannya agar permasalahan dapat dipetakan dan segera ditemukan solusinya,” tutup Artha Jaya. Baiq





