DENPASAR – balinusra.com | Menyongsong semangat emansipasi, SMK Teknologi Nasional (Teknas) Denpasar menggelar talkshow inspiratif dalam rangka memperingati Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026). Mengusung tema “Kartini Muda Cerdas Teknologi dan Menjaga Lingkungan”, acara ini bertujuan membekali generasi muda dengan kesadaran lingkungan dan kemandirian ekonomi.
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. I.G.A Diah Werdhi Srikandi W.S, SE., MM., selaku Tim Ahli Gubernur Bali, menekankan bahwa pengelolaan sampah organik harus diselesaikan mulai dari sumbernya.
Menurutnya, lingkungan sekolah dan rumah tangga adalah titik awal krusial bagi para “Kartini Muda” untuk menerapkan program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).
“Semangat perjuangan Kartini jangan hanya sekadar wacana, tapi harus ada action. Sehingga, kaum perempuan semakin berdikari dan berkarya ke depannya,” tegas Dr. Diah Werdhi saat mengajak siswa menjadi agen perubahan.
Ajak SMK Teknas Denpasar Lirik Potensi Ekonomi dari Alam
Selain isu lingkungan, siswa SMKS Teknas Denpasar juga diajak untuk melirik potensi ekonomi dari alam. Ketut Dian Sugiantari, SH., CEO PT. Nenek Moyang Nusantara, membagikan rekam jejak suksesnya dalam mengembangkan produk berbahan dasar rempah-rempah.
Ia memotivasi para siswa bahwa kunci sukses dalam dunia usaha adalah kedisiplinan dan kemampuan memanfaatkan sumber daya alam Indonesia yang kaya.
Dalam acara tersebut, penggunaan perawatan herbal pun diperkenalkan sebagai solusi kesehatan jangka panjang bagi generasi muda.
Sementara itu, Kepala SMK Teknas Denpasar, Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., menegaskan, peringatan Hari Kartini merupakan momentum luar biasa bagi perempuan untuk masuk ke bidang yang lebih strategis.
“Kami di SMK Teknas Denpasar sudah membuat berbagai macam program terkait menjaga lingkungan dan memilah sampah,” katanya.
Pihaknya berharap, kehadiran narasumber hebat ini mampu mempertajam pemahaman siswa dalam menjaga ekosistem sekolah. Sekaligus memotivasi mereka untuk sukses di masa depan.
Ia menambahkan, peran Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan dinilai tetap relevan lintas generasi. Semangatnya terus menginspirasi perempuan Indonesia untuk mengenyam pendidikan tinggi, mendobrak batasan peran. Serta mendorong kesetaraan gender demi masa depan yang lebih cerah. Baiq





