HUT ke-42 Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Momentum Perkuat Inovasi dan Kontribusi bagi Masyarakat

HUT ke-42 Yayasan Shri Kesari Warmadewa
Perayaan HUT ke-42 Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Kamis (30/7/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Yayasan Shri Kesari Warmadewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 dengan mengusung tema “Stronger Together, Greater Future”, di Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Universitas Warmadewa (Unwar), Kamis (30/7).

Puncak peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur sekaligus penyerahan penghargaan Satya Karya Nugraha kepada karyawan yang dinilai telah memberikan dedikasi dan pengabdian bagi kemajuan yayasan. Yaitu, Dr. dr. Asri Lestarini, M.Sc. (Perwakilan 15 tahun), Ni Luh Suwitri, S.Ap. (perwakilan 25 tahun), dan Dr. Ni Nyoman Nuri Arthana, ST.,MT. (perwakilan 30 tahun).

Perayaan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pembina, pengurus dan pengawas yayasan, pimpinan unit pelaksana kegiatan (UPK), dosen, tenaga kependidikan, karyawan, serta keluarga besar Yayasan Shri Kesari Warmadewa. Berbagai hiburan turut ditampilkan untuk memeriahkan suasana, disertai pengundian doorprize dengan sejumlah hadiah utama bagi para peserta.

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan momentum ulang tahun bukan sekadar perayaan, melainkan saat yang tepat untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi masa depan.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh keluarga besar yayasan, yakni melakukan introspeksi terhadap apa yang telah dikerjakan, retrospeksi terhadap kondisi dan pekerjaan yang sedang dijalankan saat ini, serta proyeksi mengenai target dan cita-cita yang ingin diwujudkan pada masa mendatang.

“Selama 42 tahun perjalanan yayasan, tentu ada dinamika, ada masa pasang dan surut. Ketika berada dalam kondisi baik, kita harus bersatu membangun dan mengembangkan lembaga. Ketika menghadapi tantangan, semangat kebersamaan itu juga harus tetap dijaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, Yayasan Shri Kesari Warmadewa bersyukur karena hingga kini mampu memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial.

Di sektor pendidikan, yayasan menaungi berbagai unit mulai dari Wish School, SMK Taruna Warmadewa yang berfokus pada teknologi informasi dan kepariwisataan, hingga Universitas Warmadewa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Sementara di bidang kesehatan, yayasan memiliki Klinik Pratama Warmadewa yang memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat serta keluarga besar yayasan. Selain itu, kini Yayasan Shri Kesari Warmadewa juga telah memiliki Rumah Sakit Umum (RSU) Warmadewa sebagai pengembangan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Pada sektor sosial, berbagai program terus dijalankan. Mulai dari pemberian beasiswa, edukasi kesadaran hukum, gerakan kebersihan, hingga bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

“Keberadaan yayasan harus terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Ke depan mari kita tumbuh bersama agar dampak positif yang diberikan semakin besar, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Prof. Wisnumurti menjelaskan, saat ini Yayasan Shri Kesari Warmadewa memiliki tujuh Unit Pelaksana Kegiatan (UPK), yakni Universitas Warmadewa, Klinik Pratama Warmadewa, Warmadewa College, SMK Taruna Warmadewa, Wish School, Paswara, dan RSU Warmadewa.

Menurutnya, perkembangan masing-masing unit tidak selalu berjalan dengan kecepatan yang sama. Karena itu diperlukan sinergi dan saling mendukung antarseluruh unit agar pertumbuhan yayasan tetap berkelanjutan.

“Visi kami adalah membangun sumber daya manusia yang unggul dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, pemerintah, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Drs. I Nyoman Yasa, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-42 menjadi momentum penting untuk bersyukur sekaligus melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi.

Ia mengatakan, berbagai keberhasilan yang telah dicapai patut disyukuri, namun tetap harus dijadikan bahan refleksi agar penyelenggaraan yayasan ke depan semakin baik.

“Ulang tahun ini merupakan momentum penting bagi kita. Selain bersyukur atas berbagai pencapaian, kita juga harus bercermin sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan program-program yang akan datang,” ujarnya.

Terkait pengembangan kelembagaan, Nyoman Yasa menegaskan bahwa untuk sementara yayasan belum berencana menambah unit baru. Fokus utama saat ini adalah memperkuat operasional RSU Warmadewa sebagai unit pelaksana kegiatan yang paling baru.

Menurutnya, sebelum melakukan ekspansi, yayasan ingin memastikan seluruh unit, khususnya rumah sakit, mampu berkembang secara optimal dan tidak menjadi beban organisasi.

“Kalau nanti ada penambahan unit baru, tentu harus dipertimbangkan secara matang dari berbagai aspek agar benar-benar mendukung pertumbuhan yayasan, bukan justru membebani,” katanya.

Melalui semangat “Stronger Together, Greater Future”, Yayasan Shri Kesari Warmadewa berharap seluruh keluarga besar yayasan semakin solid dalam menghadapi tantangan serta terus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial demi mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. rl