BULOG Bali Salurkan 9.071 Ton Beras Bantuan Pangan 2026, Sasar 302 Ribu Penerima Manfaat

BULOG Bali Salurkan 9.071 Ton Beras Bantuan Pangan 2026, Sasar 302 Ribu Penerima Manfaat
Penyaluran Bantuan Pangan di Provinsi Bali.

BALI – balinusra.com | Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Bali resmi memulai proses distribusi program Bantuan Pangan untuk alokasi bulan Juli hingga September 2026. Program strategis pemerintah ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat regional.

Secara keseluruhan, penyaluran beras bantuan ini akan menjangkau sebanyak 302.397 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di berbagai wilayah Provinsi Bali. Total beras yang disiapkan oleh BULOG Bali untuk memenuhi kebutuhan alokasi tiga bulan tersebut mencapai 9.071.910 kilogram (sekitar 9.071 ton).

Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan alokasi sebesar 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, selama periode Juli hingga September 2026, masing-masing PBP akan menerima total 30 kilogram beras berkualitas prima.

Daftar Wilayah Penyaluran Beras Bantuan Pangan di Bali

Penyaluran bantuan beras ini dilakukan secara bertahap guna memastikan keteraturan dan ketepatan sasaran. Hingga akhir Agustus 2026, proses penyaluran telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Buleleng, Jembrana, Karangasem, Tabanan, Bangli, Kabupaten Klungkung, dan Kota Denpasar.

Bagi masyarakat di wilayah lainnya, BULOG Bali mengonfirmasi bahwa distribusi akan segera berlanjut.

“Penyaluran akan terus dilanjutkan secara bertahap ke Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Badung sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan,” tulis laporan resmi BULOG.

Demi menjamin kelancaran di lapangan, Perum BULOG Kanwil Bali terus mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Ketahanan Pangan. Serta mitra kerja terkait agar beras sampai ke tangan penerima secara tepat waktu.

Jaminan Mutu: Pemeriksaan Kualitas Beras Sangat Ketat

Tidak hanya fokus pada kecepatan distribusi, BULOG Bali juga menaruh perhatian besar pada aspek kualitas komoditas yang disalurkan. Kerja sama erat di jalin dengan Dinas Ketahanan Pangan setempat untuk melakukan uji kualitas fisik beras sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Hal ini untuk memastikan beras bantuan pangan yang sampai ke rumah warga dalam kondisi segar, bersih, layak konsumsi. Serta memenuhi standar mutu pangan nasional.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu menegaskan, pengawasan mutu ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan komitmen pelayanan terbaik dari BULOG.

“Kami memastikan beras bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi baik dan memenuhi standar kualitas. Bersama Dinas Ketahanan Pangan, kami melakukan pemeriksaan sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Serta memastikan bantuan pangan diterima masyarakat dengan layak,” jelas Simon Melkisedek Lakapu.

Harapan Penguatan Ketahanan Pangan Daerah

Melalui pelaksanaan program nasional yang masif ini, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan Perum BULOG diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.

Selain itu, program ini menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah, menjaga kestabilan harga pasar. Serta mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan di seluruh penjuru Provinsi Bali. Baiq