Buka LKBB Tingkat SMA/SMK, Bupati Tabanan Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., secara resmi membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris (LKBB) Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris (LKBB) Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81

TABANAN – balinusra.com | Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Sanjaya membuka lomba tersebut di Taman Perjuangan Singasana, Kamis (6/8/2026).

LKBB Jadi Wadah Pembentukan Karakter

Dalam sambutannya, Sanjaya mengatakan LKBB bukan sekadar ajang menunjukkan kekompakan dan ketepatan langkah. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

Para pelajar dapat belajar disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama melalui LKBB. Mereka juga belajar membangun ketangguhan dan semangat pantang menyerah.

“Lomba ini mungkin tampak sederhana, namun pada dasarnya memiliki makna yang luar biasa. Melalui setiap langkah yang ditampilkan, terkandung nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah. Inilah karakter yang harus terus dibangun dalam diri generasi muda kita,” ujar Sanjaya.

Menurut Sanjaya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda. Para pelajar nantinya akan mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Dorong Peserta Utamakan Kebersamaan

Sanjaya mengapresiasi para peserta, guru pembina, dan sekolah yang mengikuti LKBB. Ia menilai dedikasi dan semangat kompetisi peserta turut membentuk generasi muda yang berkualitas.

Sanjaya juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama. Ia mengajak para pelajar menggunakan LKBB sebagai momentum mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan.

“Menjadi juara tentu menjadi kebanggaan. Namun kebersamaan, persaudaraan, dan semangat memeriahkan Hari Kemerdekaan merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh peserta menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Sanjaya juga meminta para pelajar menikmati setiap proses selama perlombaan.

Selain mengikuti lomba, ia mendorong para pelajar terus belajar dan berprestasi. Ia juga mengingatkan mereka untuk menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan Kabupaten Tabanan.

SMA Negeri 2 Tabanan Raih Juara I

Antusiasme masyarakat turut mewarnai LKBB. Warga memadati kawasan Taman Perjuangan Singasana untuk menyaksikan penampilan para peserta.

Dewan juri dari Polres Tabanan, Kodim 1619 Tabanan, dan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tabanan melakukan penilaian terhadap seluruh peserta.

Hasil penilaian menempatkan SMA Negeri 2 Tabanan sebagai Juara I. SMA Negeri 1 Kediri meraih Juara II, sedangkan SMA Negeri 1 Tabanan meraih Juara III.

Wariskan Semangat Perjuangan

Pemerintah Kabupaten Tabanan ingin menanamkan semangat perjuangan para pahlawan kepada generasi muda melalui kegiatan positif dan edukatif.

LKBB juga mengajarkan disiplin, nasionalisme, persatuan, dan sportivitas. Pemerintah berharap nilai-nilai tersebut membantu generasi muda tumbuh sebagai pribadi yang unggul dan berintegritas.

Generasi muda juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Semangat tersebut sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).Baiq