DENPASAR – balinusra.com | Merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Bali dalam beberapa hari terakhir ini, dua perguruan tinggi swasta (PTS), yakni Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) dan Universitas Warmadewa (Unwar), resmi menyesuaikan sistem perkuliahan mulai Selasa (13/10/2026).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan mobilitas bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.
Dalam penyesuaian ini, Undiknas memilih memberlakukan sistem perkuliahan hybrid. Sementara Unwar menetapkan pembelajaran penuh secara daring (online) selama tiga hari, terhitung mulai 14 hingga 16 Oktober 2026.
Undiknas Terapkan Perkuliahan Hybrid dan Tunda Praktikum
Wakil Rektor I Undiknas, Prof. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si., mengatakan, kebijakan perkuliahan hybrid mulai berlaku pada Selasa (13/10/2026) pukul 18.00 WITA. Kebijakan ini mencakup seluruh jenjang pendidikan. Mulai dari program diploma, sarjana, profesi, magister, hingga doktoral.
Namun, seluruh kegiatan praktikum yang mengharuskan kehadiran mahasiswa secara langsung di laboratorium ditunda. Menurut Prof. Widhiasthini, kebijakan ini merupakan respons cepat Undiknas terhadap kelangkaan BBM di Bali yang berdampak pada kesiapan serta kehadiran civitas akademika.
Melalui sistem hybrid, Undiknas berharap seluruh kegiatan akademik tetap berlangsung secara kondusif.
“Perkuliahan dan praktikum akan kembali dilaksanakan seperti semula apabila ketersediaan BBM telah kembali ideal,” jelasnya, Selasa (13/10/2026).
Unwar Berlakukan Perkuliahan Daring 14–16 Oktober 2026
Sementara itu, Universitas Warmadewa (Unwar) mengambil langkah penetapan pembelajaran daring. Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., menjelaskan, keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi dan situasi yang berkembang di Bali. Terutama kelangkaan BBM yang berpotensi memengaruhi mobilitas civitas akademika.
“Universitas Warmadewa menetapkan penyesuaian pelaksanaan kegiatan perkuliahan. Dalam hal ini proses pembelajaran secara daring atau online mulai tanggal 14 sampai dengan tanggal 16 Oktober 2026,” terangnya.
Prof. Pandit menegaskan, penyesuaian ini dilakukan demi menjaga kelancaran kegiatan akademik. Pihaknya meminta seluruh fakultas mengoordinasikan pelaksanaan perkuliahan daring agar proses pembelajaran tetap berjalan sesuai jadwal. Serta tetap mengacu pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Ia menekankan bahwa perubahan pola perkuliahan ini tidak mengurangi komitmen Unwar dalam menjaga mutu pendidikan. Maupun pelayanan akademik bagi dosen maupun mahasiswa.
“Universitas Warmadewa memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga proses pendidikan dan pembelajaran. Serta memastikan pelayanan akademik kepada seluruh mahasiswa dan dosen tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya. Baiq





