Akses Masuk Bandara Ngurah Rai Bali Berubah: 7 U-Turn Ditutup, Simak Rute Barunya!

Akses Masuk Bandara Ngurah Rai Bali Berubah 7 U-Turn Ditutup, Simak Rute Barunya!
Perubahan akses masuk Bandara Ngurah Rai Bali.

BADUNG – balinusra.com | Pengguna jalan yang menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kini perlu memperhatikan perubahan arus lalu lintas yang cukup signifikan. Mulai Jumat (31/7/2026), pengelola bandara resmi memberlakukan rekayasa akses di Jalan Airport Ngurah Rai dengan menutup sejumlah titik putar balik (u-turn) guna mengurai kepadatan kendaraan.

Dalam upaya meningkatkan kelancaran arus, sebanyak tujuh u-turn di sepanjang Jalan Airport Ngurah Rai resmi ditutup. Sebagai solusinya, pihak pengelola membuka dua u-turn baru di lokasi strategis:

  1. Sisi Barat: Terletak di dekat simpang AirNav sebelum gerbang tol masuk bandara. Jalur ini diperuntukkan bagi kendaraan yang ingin berbalik arah menuju Patung Satria Gatotkaca.
  2. Sisi Timur: Berada tepat di depan Terminal Kargo Internasional, yang melayani kendaraan dengan tujuan kembali ke arah terminal bandara.

Alasan di Balik Rekayasa Lalu Lintas

Communication & Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi menjelaskan, kebijakan ini untuk mengantisipasi kemacetan di area akses utama bandara. Langkah ini juga didasarkan pada hasil studi kelayakan dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kebijakan ini secara berkesinambungan akan terus kami evaluasi pelaksanaannya. Sehingga diharapkan melalui rekayasa penyesuaian akses ini akan dapat mendukung kelancaran lalu lintas jalan akses bandara secara lebih baik. Serta pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa bandara,” jelas Eka Sandi.

Lanjutnya mengatakan, bagi pengendara roda dua tidak perlu khawatir, karena akses menuju gedung parkir sepeda motor tidak mengalami perubahan.

Pengendara tetap diarahkan melalui Jalan Raya Tuban menuju Jalan Dewi Sartika. Demikian pula dengan pola lalu lintas pada jalur keluar bandara yang tetap menggunakan aturan lama.

Peningkatan Fasilitas Keselamatan

Untuk menjamin keamanan pengguna jalan selama masa transisi, pengelola bandara telah melakukan berbagai penyesuaian fasilitas. Seperti pemasangan rambu penunjuk arah yang baru, penambahan marka jalan. Serta pemasangan pita kejut di titik-titik rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pihak bandara mengimbau masyarakat dan pengguna jasa untuk selalu memperhatikan rambu lalu lintas dan mematuhi batas kecepatan yang ditentukan demi kenyamanan bersama.

Pihak bandara akan terus melakukan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas rekayasa ini dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Baiq