BADUNG – balinusra.com | Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia mencapai puncaknya di Bali melalui ajang tahunan Pesta Rakyat 2026 yang sukses digelar di GWK Cultural Park pada Senin, 17 Agustus 2026. Acara yang memasuki tahun keenam ini berhasil menarik ribuan pengunjung dengan mengusung konsep unik bertajuk PESTA.
Konsep PESTA tersebut merupakan akronim dari Panggung Budaya, Eksplorasi Rasa, Sorak Sorai, Titik Temu, dan Alam Lestari. Melalui tema ini, GWK tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga mempererat hubungan dengan komunitas lokal dan generasi muda Bali.
Melestarikan Budaya Melalui Kirab dan Dolanan Tradisional
Semangat kebhinekaan sangat terasa melalui Kirab Budaya yang melibatkan hampir 600 siswa dari SD 4 Jimbaran,. Para peserta memukau penonton dengan kostum yang mewakili 18 daerah di Indonesia serta pertunjukan Seni Tabuh Baleganjur.
Selain itu, kemeriahan juga terpancar dari Program Dolanan yang diikuti oleh 156 peserta. Berbagai lomba tradisional digelar, mulai dari tarik tambang, panjat pinang, balap bakiak, balap karung estafet. Kemudian, egrang, balap kelereng, hingga lomba makan kerupuk.
Ch. Rossie Andriani, Direktur Operasional GWK Cultural Park mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan keberagaman budaya Indonesia di panggung budaya yang inklusif.
Hiburan Spektakuler: Dari D’Masiv hingga Aldi Taher
Puncak acara Pesta Rakyat 2026 semakin semarak dengan kehadiran deretan musisi dan artis ternama. Dipandu oleh Duo Giga, panggung hiburan dimeriahkan oleh D’Masiv, Juicy Luicy, Aldi Taher, Soulfood. Serta Teater Topeng SMAN 2 Denpasar.
Perayaan ini ditutup dengan pertunjukan kembang api spektakuler yang diluncurkan dari tiga titik berbeda di kawasan GWK Cultural Park.
Tidak hanya hiburan mata dan telinga, pengunjung juga dimanjakan dengan pengalaman kuliner di booth Jendela Bali. Menu bertema patriotik seperti Sang Saka Burger dan minuman Semangat Juang menjadi daya tarik tersendiri.
GWK juga berkomitmen pada pemberdayaan ekonomi lokal melalui MyMelali GWK Market yang menghadirkan berbagai produk UMKM. Serta booth Kencana Souvenir untuk pilihan oleh-oleh khas Bali.
Komitmen “Alam Lestari”: Kelola 453 Kilogram Sampah
Sejalan dengan pilar “Alam Lestari”, Pesta Rakyat 2026 menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Bekerja sama dengan Bali Waste Cycle, penyelenggara berhasil mengumpulkan dan memilah 453 kg sampah selama acara berlangsung.
Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik didaur ulang menjadi produk bernilai guna. Pengunjung juga mendapatkan edukasi lingkungan melalui showcase pembuatan kompos dan eco enzyme.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya membawa pulang pengalaman merayakan kemerdekaan, tetapi juga semangat untuk menjaga kebersamaan dan lingkungan,” pungkas Rossie. Baiq





