Waspada 1.882 Investasi Ilegal, Pascasarjana UNR Ungkap Bahaya Emosi dan FOMO dalam Berinvestasi

Waspada 1.882 Investasi Ilegal, Pascasarjana UNR Ungkap Bahaya Emosi dan FOMO dalam Berinvestasi
Public Discussion Series #2 Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (UNR) bertajuk “The Psychology of Investing: Beyond Rational Decisions in Financial Markets”, yang digelar secara daring melalui Zoom, Selasa (11/8/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Maraknya fenomena fear of missing out (FOMO) dan keserakahan saat harga melonjak seringkali mengaburkan logika para investor. Data terbaru menunjukkan bahwa keputusan investasi tidak selalu didasarkan pada perhitungan rasional, melainkan seringkali dipengaruhi oleh gejolak emosi.

Persoalan ini dibahas tuntas dalam Public Discussion Series #2 yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (UNR) dengan tema “The Psychology of Investing: Beyond Rational Decisions in Financial Markets” pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Psikologi Investasi: Mengapa Logika Sering Terabaikan?

Direktur Program Pascasarjana UNR, Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., MAP., menjelaskan selama ini investasi dianggap sebagai aktivitas yang murni berbasis data dan analisis fundamental. Namun, pada kenyataannya aspek psikologis memegang peranan yang sangat besar.

“Rasa takut ketika harga turun, keserakahan ketika harga naik, FOMO ketika melihat orang lain mendapatkan keuntungan. Serta keinginan untuk segera mengembalikan kerugian dapat memengaruhi keputusan kita,” katanya.

Diah menekankan bahwa kecerdasan finansial (financial intelligence) saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan kecerdasan emosional (emotional intelligence). Terlebih lagi, media sosial kini penuh dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat yang seringkali menyesatkan masyarakat.

Darurat Investasi Ilegal: 1.882 Entitas Dihentikan OJK

Ketidakmampuan mengendalikan emosi berbanding lurus dengan tingginya angka penipuan di sektor keuangan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga November 2025, tercatat sebanyak 1.882 entitas investasi ilegal telah ditemukan dan dihentikan.

Selain itu, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melaporkan adanya 479.587 pengaduan masyarakat terkait penipuan keuangan hingga Februari 2026. Nyoman menegaskan pentingnya literasi keuangan di masa sekarang.

“Angka tersebut menjadi pengingat bagi kita semua bahwa literasi keuangan bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan,” tegasnya.

Dampak Psikologis dan Sosial akibat Investasi Keliru

Kesalahan dalam mengambil keputusan investasi tidak hanya berdampak pada dompet, tetapi juga stabilitas hidup secara keseluruhan. Kerugian finansial dapat memicu utang, tekanan psikologis, hingga konflik keluarga.

Menurut Diah, keberhasilan seorang investor tidak hanya dilihat dari angka keuntungan semata. “Profit bukan satu-satunya ukuran keberhasilan investasi. Kemampuan menjaga modal, memahami risiko, mengendalikan emosi, dan mengambil keputusan secara bijaksana juga merupakan sebuah keberhasilan,” jelasnya.

Diskusi ini juga menghadirkan para praktisi ahli, di antaranya Luh Gede Krisna Handayani, S.E., CRA., CFP., CSA. (Deputi Kepala Wilayah BEI Bali). Kadek Suarjana (Asisten Manajer Madya OJK Provinsi Bali), dan A. A. Sagung Istri Pradnya Paramitha, S.E. (Representative Phillip Sekuritas Indonesia Denpasar).

Pendidikan sebagai Investasi Terbaik untuk Masa Depan

Sebagai bagian dari upaya memperluas cara berpikir dan meningkatkan kapasitas pengambilan keputusan, Pascasarjana UNR mengajak masyarakat untuk melihat pendidikan sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Pendidikan Pascasarjana bukan hanya tentang memperoleh gelar. Tetapi tentang memperluas cara berpikir, membangun jejaring. Serta meningkatkan kapasitas untuk mengambil keputusan yang lebih baik.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik pada akhirnya bukan hanya investasi di pasar keuangan, tetapi juga investasi pada diri sendiri melalui pendidikan,” pungkasnya.

Saat ini, Pascasarjana UNR terus berkomitmen mencetak pemimpin dan profesional melalui program Magister Administrasi Publik, Magister Hukum, dan Magister Manajemen Inovasi yang mempertemukan teori akademik dengan pengalaman praktis dari para ahli di lapangan. Baiq