Wawali Denpasar Arya Wibawa Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Wawali Denpasar Arya Wibawa Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
Wawali Kota Denpasar Arya Wibawa saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (RKPK) Provinsi Bali, di Ruang Rapat Wakil Walikota Denpasar, Rabu (24/6/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kota Denpasar.

Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (RKPK) Provinsi Bali secara daring dari Ruang Rapat Wakil Walikota Denpasar, Rabu (24/6/2026).

Penguatan Sinergi TKPK se-Bali

Rapat koordinasi ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Made Indra. Tema utama dalam rakor ini “Penguatan Sinergi TKPK Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem”.

Dalam arahannya, Dewa Made Indra menyampaikan bahwa rakor ini merupakan bentuk evaluasi. Sekaligus sebagai upaya memperkuat akselerasi penurunan angka kemiskinan di Bali.

Meskipun tingkat kemiskinan di Bali relatif rendah dibandingkan rata-rata nasional, sinergi yang kuat tetap diperlukan agar angka tersebut dapat menurun secara signifikan.

Komitmen Kota Denpasar Meningkatkan Kesejahteraan

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Arya Wibawa mengatakan, Kota Denpasar memiliki komitmen tinggi untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan makmur. Menurutnya, penurunan angka kemiskinan adalah indikator utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Kota Denpasar memiliki misi untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, dan kesehatan. Serta pendapatan masyarakat yang berkeadilan,” kata Arya Wibawa.

Faktor Penyebab Kemiskinan Multidimensi

Lebih lanjut Arya Wibawa memaparkan bahwa kemiskinan adalah masalah kompleks yang berdampak luas pada sektor ekonomi, sosial, hingga keamanan.

Ia pun menegaskan, pemicu kemiskinan tidak hanya faktor ekonomi semata, tetapi dipengaruhi oleh beberapa hal. Seperti kurangnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan. Keterbatasan lapangan pekerjaan, dan dampak dari terjadinya bencana.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber kompeten. Di antaranya Novrizal Tahar selaku Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI. Serta Mohamad Yanuarto Bramuda dari Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi.

Turut mendampingi Wawali dalam rakor tersebut adalah Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Kepala Dinas PMD I Wayan Budha. Serta jajaran OPD terkait lainnya. Baiq