Lantik 156 Pejabat Badung, Bupati Adi Arnawa Perkuat Birokrasi Berbasis Sistem Merit

Lantik 156 Pejabat Badung, Bupati Adi Arnawa Perkuat Birokrasi Berbasis Sistem Merit
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik 156 pejabat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (24/6/2026).

BADUNG – balinusra.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan adaptif. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan birokrasi berbasis sistem merit dalam acara pelantikan pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Pada Rabu (24/06/2026), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 156 pejabat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekda IB. Surya Suamba, serta jajaran Forkopimda.

Rincian Pejabat Pemkab Badung yang Dilantik

Pelantikan ini mencakup berbagai tingkatan posisi strategis untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal, di antaranya 1 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 31 Pejabat Administrator, 75 Pejabat Pengawas, dan 49 Pejabat Fungsional.

Bupati Adi Arnawa menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pilihan yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, kompetensi. Serta rekam jejak kinerja yang baik.

Proses seleksi secara objektif melalui manajemen talenta ASN untuk mewujudkan good governance yang akuntabel dan berintegritas.

“Pelantikan dan mutasi jabatan adalah dinamika wajar untuk memperkuat kelembagaan, sekaligus menyiapkan kader pemimpin masa depan,” kata Bupati Adi Arnawa.

Ia juga mengingatkan bahwa, jabatan adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan disiplin dan tanggung jawab moral di tengah tantangan teknologi yang semakin kompleks.

Fokus Pembangunan Pariwisata dan Infrastruktur

Selain penguatan internal, birokrasi Badung diarahkan untuk mendukung kebijakan strategis daerah. Terutama pada sektor infrastruktur strategis guna menunjang pariwisata berkualitas berbasis Sad Kerthi Loka Bali.

Isu-isu utama seperti penanganan kemacetan, pengelolaan sampah, keamanan, dan efisiensi anggaran menjadi prioritas yang harus diselesaikan secara kolaboratif.

Kepala BKPSDM Badung, I Wayan Putra Yadnya menambahkan, implementasi manajemen talenta ini bertujuan mendorong birokrasi yang lebih adaptif dan kompetitif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui penguatan organisasi perangkat daerah ini, Pemkab Badung optimis dapat mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Sapta Kriya Adicipta.

Diharapkan para pejabat baru tersebut mampu menunjukkan kinerja terbaiknya demi mewujudkan Kabupaten Badung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi. Baiq