Tari Magirang SLB Suhrusa di PKB 2026: Gaungkan Kesetaraan dan Hak Anak Disabilitas

Tari Magirang SLB Suhrusa di PKB 2026 Gaungkan Kesetaraan dan Hak Anak Disabilitas
Penampilan inspiratif Tari Magirang dari SLB Suhrusa di PKB 2026.

DENPASAR – balinusra.com | Semangat inklusivitas dan kesetaraan bagi anak-anak disabilitas mewarnai panggung Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Melalui penampilan memukau Tari Kreasi Magirang, para siswa dari SLB Suhrusa berhasil mencuri perhatian penonton sekaligus menyampaikan pesan mendalam tentang hak asasi manusia.

Tarian ini merupakan buah karya dari pembina tari SLB Suhrusa, I Putu Alex Mahesta Divtya Yoga, S.Pd. Nama “Magirang” diambil dari bahasa Bali yang berarti bersenang-senang.

Ide tarian ini lahir dari keresahan Alex sebagai pendidik yang melihat anak-anak disabilitas seringkali belum mendapatkan ruang yang setara untuk menikmati masa kanak-kanak mereka.

Melalui gerak tari, ia ingin menegaskan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk merasakan kebahagiaan dan mengekspresikan diri.

Stop Diskriminasi terhadap Penyandang Disabilitas

Pesan utama yang ingin disampaikan dalam pementasan di PKB 2026 ini adalah ajakan untuk menghentikan segala bentuk diskriminasi.

“Mari kita stop diskriminasi terhadap anak-anak disabilitas. Mereka berhak mendapatkan hak yang sama untuk bersenang-senang dan menjalani kehidupan mereka seperti orang lain,” tegas Alex usai pementasan.

Ia berharap masyarakat luas semakin sadar akan potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh anak-anak berkebutuhan khusus.

Tantangan Latihan di Tengah Hari Raya Galungan

Di balik penampilan yang harmonis, proses persiapan tim tari SLB Suhrusa menghadapi berbagai tantangan. Jadwal latihan sempat terkendala oleh berbagai agenda sekolah, seperti pentas seni, kelulusan. Hingga libur panjang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Meskipun waktu latihan dinilai tidak efektif karena banyaknya agenda hari raya, Alex tetap mengapresiasi kerja keras anak didiknya.

“Astungkara hari ini anak-anak bisa memberikan penampilan terbaik,” ungkapnya dengan bangga, meskipun beberapa siswa sempat terlihat grogi karena suasana panggung yang berbeda dari sekolah.

Profil Ekstrakurikuler Tari SLB Suhrusa

Saat ini, SLB Suhrusa membina sekitar 90 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 20 siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler tari, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.

Melalui partisipasi dalam ajang bergengsi seperti PKB, diharapkan para siswa tidak hanya mengasah bakat seni mereka, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri di depan publik. Baiq