BADUNG – balinusra.com | BINUS University berhasil menembus jajaran 200 universitas terbaik di Asia dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR): Asia 2027. Pengumuman resmi tersebut disampaikan dalam rangkaian acara QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 yang berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali.
Pencapaian ini menempatkan BINUS sebagai satu dari 12 universitas asal Indonesia yang berhasil masuk dalam jajaran Top 200 Asia. Sekaligus menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari Indonesia yang tercantum dalam daftar tersebut.
Mempertahankan Posisi PTS Terbaik di Indonesia Sejak 2019
Prestasi ini semakin memperkuat posisi BINUS sebagai universitas swasta dengan peringkat tertinggi di Indonesia dalam pemeringkatan QS Asia. Sejak mulai mengikuti pemeringkatan QS WUR pada tahun 2019, BINUS University secara konsisten mempertahankan kedudukannya di kategori perguruan tinggi swasta nasional.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh sivitas akademika atas kontribusi mereka dalam pencapaian ini.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sivitas akademika BINUS University yang telah bersama-sama membangun BINUS hingga hari ini,” kata Nelly, Selasa (3/11/2026).
Ia menambahkan bahwa hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mendorong inovasi yang relevan. Serta memperkuat kolaborasi dengan industri dan mitra internasional.
3 Langkah Strategis BINUS dalam Menjaga Kualitas Pendidikan
Untuk memastikan kualitas pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja, BINUS menerapkan tiga langkah strategis utama:
- Memperkuat Kolaborasi Industri: BINUS didukung oleh lebih dari 2.200 mitra industri dari berbagai sektor guna menunjang pengalaman belajar mahasiswa dan kesiapan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
- Enrichment Program: Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas melalui berbagai jalur. Seperti magang profesional, penelitian, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, hingga studi di luar negeri.
- Pengalaman Belajar Lintas Kampus (Program 2+1+1): Mahasiswa menjalani dua tahun perkuliahan di kampus asal, satu tahun belajar di kampus BINUS kota lain, dan satu tahun mengikuti Enrichment Program guna memperluas pengalaman akademik dan kompetensi lintas disiplin.
Rektor Nelly menegaskan pentingnya adaptasi dan penyesuaian berkelanjutan dalam perguruan tinggi. BINUS secara berkala mengevaluasi dan mengembangkan pendekatan pembelajaran serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor.
Langkah ini bertujuan agar mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Baiq





