DENPASAR – balinusra.com | Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Ngurah Rai (UNR) melepas 77 lulusan dalam upacara Yudisium ke-44 yang berlangsung di Auditorium UNR, Sabtu (30/8/2025). Mereka terdiri atas 14 orang lulusan Program Profesi Insinyur, 43 orang lulusan Program Studi Teknik Sipil, dan 20 orang lulusan Program Studi Arsitektur.
Dekan FST UNR, Dr. Ir. Doddy Heka Ardana, ST., MT., Asean.Eng., mengungkapkan kebanggaannya atas yudisium kali ini. Menurutnya, momen tersebut sangat istimewa karena untuk pertama kalinya FST UNR meluluskan mahasiswa dari Program Profesi Insinyur. Selain itu, Program Studi Teknik Sipil juga telah meraih akreditasi “Unggul”, sehingga ijazah lulusan kini berlabel unggul.
“Ini sangat spesial, pertama kali melepas insinyur, dan lebih istimewa lagi Prodi Teknik Sipil sudah terakreditasi unggul, Arsitektur terakreditasi ‘Baik Sekali’, serta Profesi Insinyur dengan akreditasi ‘Baik’,” ujarnya.
Doddy menambahkan, serapan kerja lulusan FST UNR selama ini mencapai 100 persen tanpa waktu tunggu yang lama. Sementara untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2025, jumlahnya relatif stabil, yakni 18 mahasiswa di Prodi Arsitektur, 18 mahasiswa di Teknik Sipil, 20 mahasiswa di RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) Teknik Sipil, serta 14 mahasiswa di Profesi Insinyur.
Dengan mengusung tema “Menghasilkan Lulusan yang Kompeten dan Berdaya Saing dalam Dunia Konstruksi”, FST UNR menekankan pentingnya filosofi Tri Hita Karana sebagai prinsip pembangunan berkelanjutan. “Kami ingin menciptakan konstruksi yang berkelanjutan, tidak hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga bisa dinikmati generasi yang akan datang,” jelasnya.
Terkait pentingnya melanjutkan pendidikan ke Program Profesi Insinyur, Doddy menegaskan bahwa hal itu sesuai dengan Undang-Undang Keinsinyuran. “Bagi yang ingin berpraktik keinsinyuran, wajib hukumnya memiliki STRI (Surat Tanda Registrasi Insinyur). Dasar untuk memperoleh STRI adalah lulusan profesi insinyur. Karena itu, kami membuka peluang bagi lulusan untuk melanjutkan ke profesi insinyur. Program ini dibuka setiap semester di UNR,” tambahnya.
Sejumlah lulusan FST UNR mengungkapkan rasa syukur dan rencana mereka ke depan setelah resmi menyelesaikan studi.
I Kadek Egi Dimas Saputra, lulusan Program Studi Arsitektur, mengaku sudah bekerja dan berencana melanjutkan pendidikan ke Program Profesi Insinyur.
Hal senada disampaikan I Ketut Kamarjaya, lulusan Teknik Sipil. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan, bahkan dapat menempuh kuliah sambil bekerja berkat dukungan kampus. “Untungnya di UNR sangat mendukung mahasiswa yang kuliah sambil kerja. Ke depan saya juga akan lanjut ke Program Profesi Insinyur,” ujarnya.
Sementara itu, Anastasya Dian Ciptaningsih, lulusan RPL Teknik Sipil, menyampaikan rasa syukur telah memilih UNR untuk melanjutkan studi S1 setelah sebelumnya menempuh pendidikan di STTD Bekasi. “UNR sangat menunjang pendidikan saya, sekaligus memberi kesempatan untuk bekerja. Jadi, saya merasa sangat terbantu dan disupport dalam menyelesaikan pendidikan tinggi,” ungkapnya. Baiq





