BULELENG – balinusra.com | Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, melakukan kunjungan langsung ke lokasi yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Jumat (6/3/2026) pagi.
Didampingi oleh istrinya, Seniasih Giri Prasta, serta Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, Wagub menyampaikan rasa simpati mendalam atas musibah yang menimpa warga setempat.
Salah satu titik utama peninjauan adalah SD Negeri 5 Banjar, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan air bah. Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta berinteraksi langsung dengan para siswa yang terdampak.
Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir
Sebagai bentuk kepedulian nyata, mantan Bupati Badung dua periode ini menyerahkan bantuan uang tunai pribadi sebesar Rp 800 ribu kepada setiap siswa yang kehilangan peralatan sekolah mereka.
“Kami sampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah air bah ini. Kami berharap korban yang masih dalam proses pencarian bisa secepatnya ditemukan. Langkah-langkah pemulihan juga dapat berjalan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan semua pihak terkait,” kata Giri Prasta.
Wagub Giri Prasta juga menyempatkan diri melayat ke rumah duka keluarga yang kehilangan tiga anggotanya sekaligus akibat hanyut terbawa arus. Korban terdiri dari Komang Suci (44) serta dua buah hatinya, Kadek Wahyu (12) dan Putu Wini (17).
Hingga saat ini, tim gabungan dari Basarnas dan BPBD masih berupaya keras mencari keberadaan Putu Wini yang belum ditemukan.
Untuk meringankan beban keluarga, Wagub menyerahkan dana punia sebesar Rp 50 juta. Ia berharap proses pencarian korban yang masih hilang dapat segera membuahkan hasil.
Relokasi dan Penataan Sungai
Agar tragedi serupa tidak terulang, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemkab Buleleng dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida, tengah merumuskan langkah mitigasi jangka panjang.
Fokus utamanya adalah penataan Daerah Aliran Sungai (DAS). Serta rencana relokasi bagi empat kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan total.
“Kami berkomitmen mencari solusi relokasi ke tempat yang lebih aman. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali memiliki tempat tinggal yang nyaman, tanpa rasa khawatir ke depannya,” pungkas Wagub Giri Prasta. Baiq





