DENPASAR – balinusra.com | Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia Timur dengan membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi generasi muda Bali. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan mahasiswa penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur aspirasi Anggota DPD RI Wakil Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.
Kegiatan penerimaan sekaligus silaturahmi mahasiswa penerima KIP Kuliah jalur aspirasi ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari, bertempat di Ruang Sri Wijaya Mahadewi, Lantai IV Gedung Pascasarjana Universitas Warmadewa.
Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., didampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Anggota DPD RI Wakil Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, atas dukungan nyata dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Bali melalui skema KIP Kuliah jalur aspirasi.
Menurut Prof. Pandit, program KIP Kuliah jalur aspirasi ini merupakan bentuk kepedulian konkret terhadap masa depan generasi Bali, khususnya bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik namun terbatas secara ekonomi. Ia menegaskan bahwa Universitas Warmadewa merasa bangga dan terhormat dipercaya menjadi bagian dari upaya mencerdaskan anak bangsa.
“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda Bali. Universitas Warmadewa merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra untuk mendidik putra-putri terbaik daerah agar mampu meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Prof. Suranaya Pandit.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Universitas Warmadewa secara konsisten berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan dukungan fasilitas pembelajaran yang modern, tenaga pendidik profesional, serta atmosfer kampus yang kondusif, mahasiswa penerima KIP Kuliah diharapkan dapat berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Prof. I Nyoman Sujana menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa penerima KIP Kuliah jalur aspirasi ini menjadi energi baru bagi kehidupan akademik Universitas Warmadewa.
“Kami menyambut generasi muda Bali ini dengan senyum bahagia dan semangat kolaboratif. Pendidikan tinggi bukan hanya soal meraih gelar, tetapi tentang membangun integritas, kompetensi, serta kepemimpinan yang akan dibutuhkan di masa depan,” ungkapnya.
Ia juga berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal, baik dalam bidang akademik maupun melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan pengabdian kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, perwakilan mahasiswa penerima KIP Kuliah jalur aspirasi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Warmadewa melalui dukungan aspirasi Anggota DPD RI Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.
“Kami sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui KIP Kuliah jalur aspirasi ini. Bisa kuliah di Universitas Warmadewa merupakan kebanggaan bagi kami dan keluarga. Kami berkomitmen untuk belajar dengan sungguh-sungguh agar dapat membanggakan orang tua serta berkontribusi positif bagi Bali di masa depan,” ungkapnya dengan penuh haru.
Momentum ini menjadi bukti bahwa Universitas Warmadewa tidak hanya berorientasi pada mutu akademik, tetapi juga memiliki kepedulian kuat terhadap pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas. Melalui sinergi dengan Anggota DPD RI dan berbagai pemangku kepentingan, Universitas Warmadewa terus berupaya melahirkan generasi muda Bali yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.
Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa sebagai Anggota Komite III DPD RI, dirinya membidangi sektor pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, pemuda dan olahraga, serta perlindungan anak. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah, termasuk melalui peningkatan kuota berbagai program beasiswa.
“Tahun ini terdapat penambahan kuota KIP Kuliah, termasuk dukungan dari kementerian terkait dan program beasiswa lainnya seperti LPDP. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar penerima KIP Kuliah menggunakan bantuan tersebut secara tepat sasaran dan bertanggung jawab. Menurutnya, KIP Kuliah dapat menjadi pijakan awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik S2 maupun S3.
Selain isu pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa. Kampus diharapkan dapat menghadirkan ruang konsultasi dan pendampingan psikologis sebagai langkah proaktif dalam menghadapi tantangan yang dialami mahasiswa di tengah dinamika pendidikan saat ini.
Melalui kegiatan ini, Universitas Warmadewa kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses beasiswa, mendukung mahasiswa berprestasi, serta menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, inspiratif, dan berorientasi pada kesejahteraan mahasiswa.












