Strategi Gubernur Koster & Polda Bali Amankan Pariwisata: Tindak Tegas Wisman Nakal hingga Judi Online

Strategi Gubernur Koster & Polda Bali Amankan Pariwisata Tindak Tegas Wisman Nakal hingga Judi Online
Gubernur Wayan Koster memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui visi Polda Bali Presisi. Foto: Istimewa

DENPASAR – balinusra.com | Dalam upaya menjaga reputasi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia, Gubernur Wayan Koster memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui visi Polda Bali Presisi. Langkah ini sebagai upaya untuk menangani berbagai tantangan keamanan. Mulai dari perilaku wisatawan mancanegara (wisman) yang melanggar aturan, peredaran narkoba, hingga praktik judi online.

Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Bali tahun 2026, Gubernur Koster mengungkapkan betapa krusialnya sektor pariwisata bagi ekonomi lokal. Pada tahun 2024, sektor ini menyumbang hingga 66,0 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Bali.

Tidak hanya itu, Bali menjadi penyumbang devisa yang signifikan bagi Indonesia. Dari total devisa pariwisata nasional sebesar Rp 312 triliun pada tahun 2024, Bali berkontribusi sebesar Rp 167 triliun atau sekitar 53,6 persen.

Tren positif ini berlanjut dengan peningkatan jumlah kunjungan wisman yang mencapai 7,05 juta orang pada tahun 2025, naik dari 6,3 juta pada tahun sebelumnya.

Strategi Pemprov dan Polda Bali Tangani Pelanggaran Lalin hingga Jaringan Kriminal

Meski angka kunjungan meningkat, Gubernur Koster memberikan perhatian serius terhadap perilaku oknum wisman yang mengganggu ketertiban.

Beberapa masalah yang disoroti meliputi pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm, tindakan kriminal seperti pembobolan ATM. Kemudian, kasus berat seperti penemuan laboratorium narkoba milik WNA, prostitusi, hingga aksi penculikan oleh geng warga asing.

“Kita harus membangun kesadaran bersama untuk mengatasi ancaman ini agar wisatawan merasa aman dan nyaman. Sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Bali,” tegas Gubernur Koster di hadapan Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, pada Selasa (24/2/2026).

Selain isu keamanan, Pemprov Bali juga fokus pada penyelesaian masalah kemacetan. Gubernur mengonfirmasi bahwa pemerintah pusat melalui APBN akan memberikan bantuan sebesar Rp 1,5 triliun untuk pembangunan infrastruktur jalan tahun ini.

Terkait isu lingkungan, Koster mengapresiasi kerja sama Polda Bali dan TNI dalam aksi bersih sampah di pesisir pantai sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Menutup arahannya, Gubernur asal Sembiran ini memaparkan program inovatif untuk tahun 2026, yaitu pemberian bantuan untuk anak ketiga (Komang) dan keempat (Ketut) guna mencegah defisit jumlah masyarakat asli Bali. Serta Program 1 Keluarga, 1 Sarjana untuk meningkatkan kualitas SDM lokal.

Menurut Koster, kekuatan utama pariwisata Bali terletak pada adat istiadat, seni budaya, dan kearifan lokal yang harus dijaga oleh sumber daya manusia yang berkualitas.

Merespons arahan tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan kesiapan jajarannya untuk menyukseskan rencana kerja Pemerintah Daerah tahun 2026.

Polda Bali berkomitmen meningkatkan sinergi dengan TNI dan pemangku kepentingan terkait, demi menjamin stabilitas keamanan di Pulau Dewata. Baiq

TERP HP-01