Stok Darah di Bali Terbatas, SMK Teknas Gelar Donor Darah Serangkaian HUT ke-17

Donor darah SMK Teknas
Donor darah di SMK Teknologi Nasional Denpasar, Rabu (4/2/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17, SMK Teknologi Nasional (Teknas) Denpasar menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan cek mata gratis. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMK Teknas dalam aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kepala SMK Teknas, Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut melibatkan keluarga besar SMK Teknas, siswa SMP Nasional dan Perdiknas, serta masyarakat sekitar sekolah. Target awal peserta donor darah sebanyak 50 orang, namun antusiasme masyarakat cukup tinggi hingga jumlah pendaftar mencapai sekitar 70 orang.

“Kami cukup sering melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kami tahu ketersediaan darah di Bali masih sangat terbatas. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu menambah stok darah di PMI yang nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Parwati Asih.

Selain donor darah dan layanan kesehatan gratis, rangkaian HUT ke-17 SMK Teknas juga diisi dengan berbagai kegiatan lomba, baik internal maupun eksternal. Lomba eksternal yang digelar di antaranya modern dance, storytelling, dan e-sport Mobile Legends, yang diikuti peserta dari tingkat SMP se-Bali.

Parwati Asih menambahkan, puncak perayaan HUT SMK Teknas akan digelar pada 10 Februari 2026. Acara tersebut akan menampilkan kreativitas siswa-siswi SMK Teknas, hiburan DJ, serta penampilan penyanyi Bagus Wirata sebagai bintang tamu.

Sementara itu, perwakilan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Bali, I Komang Suardhana, mengungkapkan bahwa ketersediaan darah di Bali saat ini masih sangat kurang. Tingkat partisipasi donor darah masyarakat Bali baru mencapai sekitar 0,02 persen dan masih didominasi oleh wilayah Gianyar, Badung, dan Kota Denpasar.

“Di Bali, kebutuhan darah untuk Rumah Sakit Prof. Ngoerah saja mencapai sekitar 150 kantong per hari. Itu belum termasuk kebutuhan rumah sakit lain,” jelasnya.

Suardhana menekankan bahwa donor darah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Setelah mendonorkan darah, tubuh akan secara alami memproduksi sel darah baru yang lebih segar.

Ia pun mengapresiasi SMK Teknas atas pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan menginspirasi instansi lain, tidak hanya saat perayaan HUT, tetapi juga di kesempatan lainnya,” tutupnya. Baiq

TERP HP-01