DENPASAR – balinusra.com | Angin puting beliung yang terjadi pada Rabu (21/1/2026) dini hari menyebabkan kerusakan pada sekitar 63 bangunan di tiga wilayah di Kota Denpasar, yakni Desa Sidakarya, Kelurahan Kesiman, dan Desa Sanur Kauh.
Sebagian besar bangunan dan rumah warga yang terdampak mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama pada bagian atap dan genteng, tembok, serta area pelinggih milik warga.
Kepala BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Arimbawa, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan.
“Terdata 21 rumah warga terdampak bencana ini di Desa Sidakarya, kemudian 27 bangunan dan rumah warga di Kelurahan Kesiman, dan 15 di wilayah Desa Sanur Kauh. Kami akan melakukan pendataan lagi untuk mengetahui apakah ada penambahan data rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana ini,” kata Joni Arimbawa.
Ia memerinci, titik lokasi terdampak di Desa Sidakarya berada di wilayah Gang Kenari dan sekitarnya. Sementara di Kelurahan Kesiman, bencana terjadi di Jalan Pakis Aji. Adapun di Desa Sanur Kauh, wilayah yang terdampak berada di kawasan Tunggak Bingin.
“Sama seperti di wilayah Sidakarya dan Kesiman rata rata rumah warga mengalami kerusakan pada genteng, tembok, dan area Pelinggih,” tambah Joni Arimbawa.
Salah seorang warga Desa Sidakarya yang terdampak, Nyoman Alit Suteja, mengisahkan bahwa peristiwa angin puting beliung terjadi sekitar pukul 01.45 WITA saat dirinya tengah tertidur.
Ia terbangun setelah mendengar suara material berjatuhan. Saat keluar rumah untuk mengecek kondisi sekitar, ia mendapati sejumlah genteng rumahnya sudah berjatuhan.
“Setelah saya lihat ke rumah tetangga juga sama, banyak yang berjatuhan gentengnya, dan beberapa pohon juga tumbang,” ujarnya.











