Gubernur Koster Salurkan Bantuan Rp 1,26 Miliar untuk Korban Banjir Buleleng dan Perbaikan SDN 5 Banjar

Gubernur Koster Salurkan Bantuan Rp 1,26 Miliar untuk Korban Banjir Buleleng dan Perbaikan SDN 5 Banjar
Gubernur Bali Wayan Koster meninjau dampak banjir di Buleleng, menyalurkan bantuan Rp 1,26 miliar, dan mengupayakan perbaikan cepat SDN 5 Banjar. Foto: Istimewa

BULELENG – balinusra.com | Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan peninjauan langsung terhadap kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Dalam kunjungan tersebut, fokus utama tertuju pada pemulihan fasilitas pendidikan di SDN 5 Banjar. Serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak.

Saat meninjau SDN 5 Banjar, Gubernur Koster menyaksikan kondisi ruang kelas dan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan parah akibat rendaman air yang hampir mencapai plafon. Ia pun meminta agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera dipulihkan melalui langkah-langkah darurat.

Bantuan untuk Korban Banjir Buleleng dan Perbaikan SDN 5 Banjar

Untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti papan tulis, meja, dan buku pelajaran, Pemprov Bali akan menggunakan dana gotong royong ASN Pemprov.

Selain itu, Gubernur telah menginstruksikan pihak desa dan sekolah untuk segera mendata kebutuhan sarana belajar agar bantuan bisa cair dalam hitungan hari.

Sebagai solusi permanen, terdapat rencana untuk merombak bangunan sekolah menjadi gedung bertingkat guna mengantisipasi banjir susulan dari luapan sungai di masa depan.

Proyek ini nantinya akan dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan dukungan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemprov Bali.

Selain fokus pada pendidikan, Gubernur Koster juga menyerahkan bantuan senilai total Rp 1.263.000.000 yang bersumber dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Provinsi.

Bantuan ini dialokasikan untuk 50 penerima manfaat, dengan rincian dana sebesar Rp 435 juta diberikan untuk 31 unit rumah warga yang mengalami kerusakan (berat, sedang, dan ringan).

Kemudian, alokasi terbesar yakni Rp 726 juta untuk memperbaiki jaringan air bersih di 12 titik desa terdampak. Bantuan senilai Rp 42 juta untuk renovasi dua tempat suci, Rp 15 juta untuk perbaikan sarana usaha warga, termasuk kandang ternak. Serta bantuan untuk keluarga dari tiga korban meninggal dunia masing-masing menerima santunan sebesar Rp 15 juta.

Langkah Mitigasi dan Harapan Gubernur

Gubernur Koster menekankan pentingnya pendataan yang akurat oleh BPBD agar tidak ada warga terdampak yang terlewat dari daftar penerima bantuan.

Sebagai upaya mitigasi jangka panjang, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) akan ditugaskan untuk melakukan normalisasi aliran sungai di wilayah tersebut.

Dengan penyaluran bantuan ini, Gubernur berharap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Buleleng dapat segera pulih. Sehingga warga bisa kembali beraktivitas secara normal. Baiq