DENPASAR – balinusra.com | Kawasan Pelabuhan Benoa digemparkan dengan penemuan dua jenazah pria dalam kondisi mengenaskan pada Jumat (10/4/2026) dini hari. Kedua korban, yang diketahui bernama Hisam Adnan (30) dan rekannya Egi, tewas setelah dikeroyok dan diduga dibakar hidup-hidup oleh sekelompok orang tak dikenal di depan Restoran B. Tuna Sirip Biru, Jalan Raya Pelabuhan Benoa.
Peristiwa sadis ini terjadi sekira pukul 03.30 WITA. Menurut keterangan saksi kunci, Budi Listiyono (25), kejadian bermula saat ia bersama kedua korban sedang duduk di depan restoran setelah sebelumnya sempat berjalan kaki dari arah Traffic Light (TL) Pesanggaran. Tiba-tiba, datang sekelompok orang berjumlah 6 hingga 7 orang menggunakan sepeda motor.
Tanpa basa-basi, kelompok tersebut langsung melakukan pengeroyokan membabi buta. Budi berhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di belakang restoran, namun naas bagi Hisam dan Egi yang menjadi bulan-bulanan para pelaku.
Saksi lain, Yos Barliansyah (56), yang tinggal di sekitar lokasi mengaku mendengar suara keributan dan sempat melihat beberapa orang melakukan aksi pembakaran terhadap korban sebelum akhirnya melarikan diri.
Ketua Pecalang Br. Pesanggaran, Wayan Diyantara, yang menerima laporan dari Kelian Adat segera meluncur ke lokasi pada pukul 05.00 WITA.
“Teman saya melihat ada kobaran api di rawa depan restoran. Setelah dicek, ternyata ada orang yang terbakar,” ungkapnya saat memberikan keterangan.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa, AKP M. Said Husen, S.I.K., M.H., melalui Pawas Aiptu Mujur D. Siregar langsung mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Denpasar.
Dari hasil olah TKP, ditemukan sejumlah barang bukti mengerikan, di antaranya balok kayu sepanjang 35 cm, botol bekas bahan bakar yang sudah meleleh, serta potongan sepatu yang terbakar. Korban Hisam Adnan ditemukan dengan luka robek di pelipis dan kepala belakang, serta luka bakar di tangan dan punggung. Sementara korban Egi ditemukan tanpa baju dengan luka robek menganga pada bagian pinggang.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku yang diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor. Jenazah kedua korban telah dievakuasi menggunakan ambulans untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.Red





