Cegah Banjir, FTP Universitas Warmadewa Pamerkan Teknologi AWLR di DTIK Festival Denpasar

Cegah Banjir, FTP Universitas Warmadewa Pamerkan Teknologi AWLR di DTIK Festival Denpasar
Program Studi Teknik Komputer Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) Universitas Warmadewa di ajang Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival. Foto: Istimewa

DENPASAR – balinusra.com | Dalam menyemarakkan HUT Kota Denpasar, Program Studi Teknik Komputer Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) Universitas Warmadewa menunjukkan taringnya di ajang Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival.

Bertempat di Dharma Negara Alaya, institusi pendidikan ini memperkenalkan inovasi mutakhir untuk mengatasi tantangan lingkungan perkotaan.

DTIK Festival sendiri merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Denpasar yang menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri kreatif untuk mempercepat transformasi digital dan pengembangan smart city.

Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah Automatic Water Level Recorder (AWLR). Perangkat ini dirancang khusus oleh tim Teknik Komputer Warmadewa sebagai sistem peringatan dini (early warning system). Fungsinya untuk memantau ketinggian air sungai secara akurat.

Selain teknologi mitigasi bencana banjir, tim juga memamerkan produk smart farming yang menjadi bagian dari fokus pengembangan teknologi di sektor pertanian dan kesehatan.

Kaprodi Teknik Komputer Warmadewa, I Made Surya Kumara menegaskan, inovasi ini merupakan langkah berkelanjutan.

Ia pun berharap hasil riset perguruan tinggi tidak hanya berhenti sebagai purwarupa di laboratorium, tetapi memberikan dampak nyata bagi warga.

“Kami akan terus melakukan pembaruan teknologi dan evaluasi komponen agar produk ini benar-benar andal dan siap diimplementasikan oleh pemerintah daerah,” jelasnya saat pembukaan acara.

Dukungan penuh juga datang dari Dekan FTP Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Nengah Sinarta, S.T., M.T. Ia menyoroti pengembangan sistem pemantauan berbasis IoT ini selaras dengan visi besar universitas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Khususnya, inovasi ini menyasar poin 11 mengenai Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Serta poin 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim.

Hal ini membuktikan komitmen kampus dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana melalui teknologi yang efisien.

Kehadiran stan Warmadewa mendapat sambutan hangat dari pengunjung. Termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan dosen dan mahasiswa mengenai potensi pengembangan teknologi ini di masa depan.

Partisipasi aktif ini semakin memperkuat peran universitas dalam menciptakan teknologi yang adaptif dan kompetitif, guna mendukung percepatan transformasi digital di Kota Denpasar. Baiq

TERP HP-01