BADUNG – balinusra.com | Menjelang musim liburan akhir tahun yang diprediksi akan membawa lonjakan signifikan pada arus penumpang, manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali mengambil langkah proaktif dengan mengintensifkan upaya peningkatan pelayanan dan pengoptimalan fasilitas. Inisiatif ini didorong oleh komitmen untuk memastikan kelancaran operasional sekaligus menjamin pengalaman perjalanan yang nyaman dan efisien bagi seluruh pengguna jasa. Sebagai bagian dari ekosistem pariwisata nasional di bawah naungan PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports), bandara ini fokus menjaga standar layanan tetap prima di tengah potensi peningkatan trafik yang drastis.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan menyeluruh pada setiap lini operasional. “Kami terus memastikan kesiapan seluruh aspek operasional dengan melakukan berbagai langkah peningkatan pelayanan. Langkah konkret yang sedang dijalankan meliputi program optimalisasi dan beautifikasi fasilitas terminal. Perbaikan ini menyasar area-area penting, mulai dari area check-in, peremajaan toilet, hingga ruang tunggu, dengan tujuan utama meningkatkan kenyamanan baik bagi penumpang domestik maupun internasional,” jelasnya, Rabu (12/11/2025).
Selain renovasi pada fasilitas eksisting, pihak bandara juga sedang mempersiapkan penambahan sejumlah fasilitas penunjang operasional yang bersifat strategis. Ahmad Syaugi merinci, rencana peningkatan ini mencakup instalasi kios self check-in untuk mempercepat proses boarding, penambahan armada trolley bagasi kabin, serta peremajaan kursi di area ruang tunggu agar penumpang dapat menunggu dengan lebih rileks. “Peningkatan fasilitas ini merupakan upaya nyata dalam memberikan pengalaman perjalanan yang lebih modern, efisien, dan menyenangkan,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Bandara Ngurah Rai juga memperkuat aspek koordinasi lintas sektor. Kolaborasi erat ini diprioritaskan untuk memastikan efisiensi dan keamanan operasional, terutama dalam hal pelayanan keamanan, penanganan bagasi, serta menjamin ketersediaan dan kelancaran moda transportasi darat dari dan menuju bandara. Langkah antisipatif ini diambil guna menghindari potensi penumpukan antrean panjang dan menjaga kelancaran mobilitas penumpang di seluruh kawasan bandara selama periode puncak liburan.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kualitas layanan yang lebih baik. Peningkatan efisiensi operasional dan kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi nasional. “Fokus kami adalah menjaga standar pelayanan bagi seluruh pengguna jasa,” tegas Ahmad Syaugi, menandai kesiapan bandara Bali dalam menyambut lonjakan trafik menjelang akhir tahun ini. Baiq












