BADUNG – balinusra.com | Ratusan Sekaa Teruna di Kabupaten Badung mendapat angin segar setelah Pemerintah Kabupaten Badung menaikkan dana kreativitas ogoh-ogoh menjadi Rp40 juta per kelompok mulai 2026. Kenaikan ini langsung mendapat dukungan dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara.
Puspa Negara menyatakan bahwa dukungan anggaran tersebut sejalan dengan sikap Fraksi Gerindra. Ia melihat kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran pemuda sebagai pewaris dan pengembang budaya lokal.
“Bantuan ini bukan hanya layak, tetapi juga merupakan hak pemuda Badung yang tergabung dalam Sekaa Teruna. Mereka sudah menunjukkan jati dirinya sebagai tunas budaya yang antusias. Kreativitas mereka patut kita apresiasi, dan dana ini menjadi wujud pengayoman Pemerintah Badung,” ujarnya.
Pada 2025, setiap Sekaa Teruna menerima Rp25 juta. Untuk 2026, jumlah tersebut naik menjadi Rp40 juta atau meningkat sekitar 60%. Pemerintah Badung menyalurkan bantuan ini kepada 585 Sekaa Teruna/Yowana yang tersebar di 122 Desa Adat dan 546 Banjar Adat.
“Kenaikan ini layak mendapat apresiasi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Yowana dan seni budaya lokal,” tambah Puspa Negara.
Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menargetkan pencairan dana pada Februari 2026, menjelang Hari Raya Nyepi. Waktu pencairan ini dipilih agar setiap Sekaa Teruna dapat memaksimalkan proses kreatif menjelang parade ogoh-ogoh.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan imajinasi para Yowana dalam menghasilkan ogoh-ogoh bernilai seni dan memiliki makna spiritual yang dalam.
Puspa Negara juga berharap Pemerintah Badung terus meningkatkan dukungan kepada pemuda seiring bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung yang sebagian besar berasal dari Pajak Hotel dan Restoran.
“Saya berharap bantuan ini terus berkembang. Tidak hanya untuk ogoh-ogoh, tetapi juga untuk mendukung kreativitas Sekaa Teruna dalam berbagai program dan kegiatan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pemuda merupakan garda terdepan dalam menjaga budaya dan kearifan lokal, sehingga dukungan pemerintah harus terus berkelanjutan.rl












