Akhir Tahun, Polda NTB Bakar Ratusan Gram Narkoba

x1767005590_1000227361.jpg.pagespeed.ic.WNsvzxOwyE
Jumpa Pers Akhir Tahun 2025 Polda NTB yang digelar di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Senin (29/12/2025). Foto : Ist

MATARAM – balinusra.com | Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memusnahkan ratusan gram narkotika berbagai jenis dalam rangkaian Jumpa Pers Akhir Tahun 2025 yang digelar di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Senin (29/12/2025).

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan terdiri dari sabu seberat 339,643 gram, ganja 2.491,47 gram atau sekitar 2,4 kilogram, serta 46 butir ekstasi. Seluruh barang bukti tersebut merupakan sisa perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K. menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen Polda NTB dalam memberantas peredaran gelap narkoba secara berkelanjutan.

“Pemusnahan hari ini adalah bukti nyata keseriusan kami dalam menekan peredaran narkoba di wilayah NTB,” tegasnya.

Selain pemusnahan, Polda NTB juga memaparkan capaian pengungkapan kasus narkotika sepanjang periode 1 Januari hingga 28 Desember 2025. Selama kurun waktu tersebut, Ditresnarkoba Polda NTB bersama jajaran Polres dan Polresta berhasil mengungkap 1.010 kasus dengan total 1.453 tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sepanjang 2025 meliputi sabu 17.141,23 gram, ganja 42.944,32 gram dan 15 pohon, ekstasi 511,5 butir, mefedron 62 butir, kokain 5,24 gram, MDMA 2,82 gram, hasis 2,69 gram, tramadol 25.629 butir, trihexyphenidyl 3.631 butir, serta magic mushroom 712,38 gram.

Menurut Brigjen Pol. Hari Nugroho, jumlah barang bukti tersebut mencerminkan ancaman serius narkoba terhadap generasi muda dan masa depan bangsa.

“Di balik setiap pengungkapan narkoba, ada potensi kerusakan besar yang berhasil kita cegah. Karena itu, pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama Polda NTB,” ujarnya.

Polda NTB menegaskan perang melawan narkoba masih terus berlanjut dan membutuhkan dukungan semua pihak agar wilayah Nusa Tenggara Barat tetap aman dan bersih dari ancaman narkotika. Baiq

TERP HP-01