Gubernur Koster Dorong Mahasiswa Pascasarjana FH Unud Kuasai Tantangan Persaingan Global

Gubernur Koster Dorong Mahasiswa Pascasarjana FH Unud Kuasai Tantangan Persaingan Global
Gubernur Bali, Wayan Koster dalam acara matrikulasi mahasiswa baru Pascasarjana FH Unud yang berlangsung di Kertasabha Convention Hall, Denpasar, Jumat (14/8/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak seluruh mahasiswa baru Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud), untuk memperkuat kapasitas keilmuan hingga jenjang tertinggi. Hal ini penting sebagai modal utama dalam menghadapi dinamika dunia, dan persaingan global yang semakin kompleks.

Pesan tersebut disampaikan Koster saat menjadi narasumber dalam acara matrikulasi mahasiswa baru Pascasarjana FH Unud yang berlangsung di Kertasabha Convention Hall, Denpasar, Jumat (14/8/2026).

Pentingnya Gelar Magister dan Doktoral di Bidang Hukum

Dalam arahannya, Koster menekankan bahwa peningkatan kapasitas akademik menjadi sangat vital di tengah perubahan dunia yang serba cepat. Menurutnya, sektor hukum memerlukan sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi mendalam untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Di masa sekarang ini, sudah sepantasnya membekali diri dengan ilmu. Minimal sampai magister dan kalau bisa sampai doktoral lebih baik lagi,” ujar Koster.

Ia mengatakan, lulusan hukum memiliki ruang pengabdian yang sangat luas. Mulai dari instansi pemerintah, lembaga negara, hingga praktisi seperti pengacara dan notaris.

Sisi Akademisi Gubernur Koster: Merasa Awet Muda di Kampus

Meski menjabat sebagai kepala daerah, Koster mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia kampus. Ia menyempatkan hadir di tengah padatnya agenda Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali karena latar belakangnya yang pernah lama berkecimpung sebagai dosen.

“Berada di antara mahasiswa juga membuat saya mengingat kembali asal saya sebagai akademisi,” ungkap Koster yang dulunya merupakan dosen di bidang matematika.

Ia pun berkelakar bahwa berinteraksi dengan mahasiswa yang dinamis membuatnya merasa lebih awet muda.

Selain materi di ruang kuliah, Koster mendorong mahasiswa untuk aktif membangun tradisi diskusi agar dapat memberikan pemikiran strategis bagi kemajuan pembangunan Pulau Bali ke depan.

Profil Mahasiswa Pascasarjana FH Unud Tahun Ini

Dekan FH Unud, Putu Arya Sumedayasa, memberikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Bali di tengah kesibukan pemerintahannya. Ia menyebut kehadiran Koster memberikan motivasi kuat bagi para mahasiswa baru.

Berdasarkan data fakultas, tercatat sebanyak 199 mahasiswa baru mengikuti matrikulasi tahun ini, yang terdiri dari 31 mahasiswa Program Doktoral, 98 mahasiswa Magister Kenotariatan, dan 70 mahasiswa Magister Hukum.

Salah satu hal yang menarik adalah kehadiran Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Setiawan Budi Cahyono. Ia terdaftar sebagai salah satu mahasiswa baru dalam angkatan ini.

Arya menegaskan, FH Unud terus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan tinggi. Saat ini, institusi tersebut telah mengantongi akreditasi Unggul dan didukung oleh belasan guru besar serta puluhan doktor.

“Kualitas kita di Unud tidak kalah dengan universitas lain. Akreditasi kita Unggul,” pungkas Arya, menekankan daya saing lulusan FH Unud di tingkat nasional maupun internasional. Baiq