KUTA – balinusra.com | Discovery Kartika Plaza Hotel Bali secara resmi membuka pameran seni rupa bertajuk “Instilling Batuan” pada 24 Juli 2026. Pameran yang menonjolkan kekayaan tradisi Bali ini menampilkan karya dari dua seniman ternama, I Made Griyawan dan Wayan Adi Mataram, dan akan berlangsung hingga 24 September 2026.
Seni lukis gaya Batuan bukanlah sekadar ekspresi visual, melainkan warisan sejarah yang telah bertahan selama lebih dari satu milenium. Berdasarkan catatan dalam Lontar Batuan, keberadaan komunitas seniman di wilayah ini telah terdokumentasi sejak tahun 1022 Masehi.
Dalam pameran ini, pengunjung diajak menyaksikan bagaimana tradisi yang diwariskan turun-temurun tersebut berevolusi melalui pendekatan kontemporer tanpa kehilangan jati dirinya.
Perbedaan Karakter: Warna vs Monokrom

Kedua seniman, Griyawan dan Adi Mataram, memiliki ikatan artistik yang kuat karena tumbuh di lingkungan yang sama dan dipengaruhi oleh maestro pelukis Batuan, I Wayan Taweng.
Meskipun berangkat dari akar yang sama, kedua seniman menampilkan kontras yang memukau. I Made Griyawan mengeksplorasi palet warna yang kaya dengan gradasi lembut dan garis halus. Baginya, seni adalah sebuah kontinuitas.
“Lukisan Batuan adalah bagian dari kehidupan dan identitas saya. Tradisi bukan sekadar pengulangan, tetapi melanjutkan percakapan,” ujar I Made Griyawan.
Di sisi lain, Wayan Adi Mataram memilih untuk setia pada pakem klasik dengan gaya monokrom hitam-putih yang menekankan pada keseimbangan komposisi. Ia menegaskan bahwa keterbatasan warna justru memperkuat narasi karyanya.
“Gaya monokrom memungkinkan saya fokus pada harmoni dan esensi cerita dalam setiap karya,” kata Wayan Adi Mataram.
Komitmen Hotel terhadap Budaya Lokal
Pameran ini merupakan bagian dari inisiatif Discovery Kartika Plaza Hotel Bali untuk mendukung ekosistem seni dan budaya lokal di Bali. General Manager Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Luis Daniel Garcia, menekankan pentingnya memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar menginap bagi para tamu.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman budaya yang bermakna, tidak hanya akomodasi. Pameran ini menjadi wadah bagi seniman lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Melalui karya-karya berukuran intim yang sarat akan detail naratif dan nilai spiritual, pengunjung dapat menyelami lanskap imajinatif khas Batuan yang menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan ekspresi modern.
Pameran Instilling Batuan terbuka untuk umum, baik bagi tamu hotel maupun masyarakat luas yang ingin mengapresiasi seni rupa Bali. Karya-karya luar biasa ini dapat dinikmati setiap hari di Discovery Kartika Plaza Hotel hingga tanggal penutupan pada 24 September 2026. Baiq





