Momen Haru MPLS SMK Teknaska Denpasar: Ajarkan Empati Lewat Bakti Sosial di Yayasan Sayangi Bali

Momen Haru MPLS SMK Teknaska Denpasar Ajarkan Empati Lewat Bakti Sosial di Yayasan Sayangi Bali
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Teknaska Denpasar, para siswa baru diajak melakukan kunjungan bakti sosial ke Yayasan Sayangi Bali, Kamis (16/7/2026).

DENPASAR – balinusra.com | Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Teknologi Nasional (Teknaska) Denpasar tahun 2026, diwarnai dengan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati. Pada Kamis (16/7/2026), para siswa baru diajak melakukan kunjungan bakti sosial ke Yayasan Sayangi Bali yang berlokasi di Jl. Subak Dalem, Denpasar Utara.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian integral dari kurikulum pembentukan karakter di SMK Teknaska Denpasar. Kehadiran para siswa disambut hangat oleh empat orang anak penghuni yayasan, yang mana dua di antaranya merupakan anak disabilitas.

Sebagai informasi, Yayasan Sayangi Bali saat ini mengasuh 14 anak, 9 di antaranya masih bayi. Pihak yayasan juga menginformasikan adanya peluang adopsi bagi masyarakat luas, tentunya dengan mengikuti sejumlah syarat dan ketentuan hukum yang berlaku.

Meningkatkan Rasa Syukur dan Introspeksi Diri Siswa

Kepala SMK Teknaska Denpasar, Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Agek, menjelaskan bahwa kunjungan sosial ini adalah momen luar biasa untuk mengasah empati dan kepekaan sosial para siswa baru.

“Anak-anak kalau sudah melihat potret kehidupan di lingkungan sekitar, biasanya mereka lebih introspeksi diri dan lebih banyak bersyukur,” kata Agek menekankan pentingnya pengalaman langsung di lapangan.

Menurutnya, menempuh pendidikan di SMK Teknaska tidak hanya terbatas pada teori di dalam ruang kelas atau praktik di laboratorium saja. Pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama bagi setiap siswa sebelum mereka memasuki masa pembelajaran efektif.

Keseimbangan Hard Skill, Soft Skill, dan Karakter

Pihak sekolah berkomitmen untuk mencetak lulusan yang unggul secara kompetensi sekaligus memiliki kepribadian yang mulia. Melalui kegiatan sosial ini, indikator karakter baik siswa mulai dipupuk sejak dini.

“Selain mereka mampu secara hard skill dan soft skill, kami harapkan anak-anak juga memiliki karakter yang baik. Salah satu indikatornya melalui kegiatan sosial ini. Tentu, mereka akan lebih banyak bersyukur nanti,” imbuh Agek.

Dalam kunjungan tersebut, keluarga besar SMK Teknaska Denpasar juga menyalurkan donasi nyata berupa uang tunai, bahan pokok (sembako). Serta berbagai kebutuhan logistik yang diperlukan oleh anak-anak di Yayasan Sayangi Bali.

Agenda MPLS SMK Teknaska Denpasar dan Rencana Kedepan

Tidak berhenti di sini, SMK Teknaska Denpasar berencana merancang program bakti sosial yang lebih luas menjangkau berbagai daerah di Provinsi Bali. Tujuannya agar siswa mendapatkan potret nyata kondisi lingkungan social. Harapannya mereka mampu membentuk mentalitas tangguh saat terjun ke dunia kerja profesional.

Rangkaian kegiatan MPLS SMK Teknaska Denpasar sendiri berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 13 hingga 17 Juli 2026. Sebagai puncak acara sekaligus penutup, pihak sekolah akan menggelar malam keakraban, malam apresiasi. Serta panggung pentas seni siswa untuk merayakan kebersamaan seluruh warga sekolah baru. Baiq