Wujudkan Kawasan Wisata Kelas Dunia, Pemkab Badung Bersihkan 750 Meter Kabel Semrawut di Batu Belig

Wujudkan Kawasan Wisata Kelas Dunia, Pemkab Badung Bersihkan 750 Meter Kabel Semrawut di Batu Belig
DPUPR Badung tertibkan jaringan utilitas di sepanjang ruas Jalan Tegal Gundul hingga Jalan Subak Sari Batu Belig, Jumat (5/6/2026).

BADUNG – balinusra.com | Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen mempercantik wajah kawasan wisata kelas dunia dengan menertibkan jaringan utilitas yang menggangu estetika. Pada Jumat (5/6/2026), tim gabungan resmi melakukan pembersihan kabel provider semrawut di sepanjang jalur strategis Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara.

Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan wisatawan, serta mempertahankan citra Badung sebagai destinasi wisata kelas dunia yang rapi dan estetik.

Penertiban 750 Meter Kabel Non-Aktif

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Badung, operasi penertiban dilakukan mulai dari ruas Jalan Tegal Gundul hingga Jalan Subak Sari Batu Belig. Dalam aksi ini, petugas berhasil menurunkan setidaknya 750 meter kabel utilitas yang sudah tidak berfungsi.

Operasi besar ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari DPUPR, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga pihak penyedia layanan seperti APJATEL dan PT Telkom Indonesia.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Badung, Putu Teddy Widnyana Putra mengatakan, kabel-kabel yang diturunkan adalah jaringan lama yang sudah mati.

“Kabel yang masih terlihat menggantung saat ini sebagian besar sudah tidak terpakai. Sementara untuk kabel yang masih aktif, sudah dialihkan ke jalur utilitas bawah tanah yang tersedia di bawah trotoar,” katanya.

Transformasi Menuju Jalur Bawah Tanah (Underground Utility)

Program penataan ini sejatinya telah berjalan secara bertahap sejak tahun 2024. Selain menurunkan kabel, Pemkab Badung berencana melakukan langkah lanjutan berupa pembongkaran tiang-tiang utilitas yang sudah kosong agar lingkungan tidak terlihat kumuh.

Penataan ini sangat krusial karena kawasan Tegal Gundul dan Batu Belig merupakan koridor utama yang padat dilalui wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan estetika wilayah yang lebih baik, pemerintah berharap kenyamanan masyarakat dan turis dapat meningkat secara signifikan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Dr. I Ketut Gede Arta, menegaskan, konsistensi dalam menjaga estetika wilayah adalah kunci kualitas pariwisata internasional.

“Kawasan kita adalah destinasi pariwisata internasional. Karena itu, menjaga estetika wilayah menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para provider telekomunikasi untuk selalu mematuhi regulasi dan memanfaatkan infrastruktur bawah tanah yang telah pemerintah siapkan.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat, Badung optimis dapat mewujudkan kawasan wisata kelas dunia yang benar-benar bersih, nyaman, dan berkelas dunia. Baiq