DENPASAR – balinusra.com | Proses pencarian putra-putri terbaik daerah dalam Seleksi Paskibraka Bali 2026 resmi dimulai. Sebanyak 90 pelajar dari sembilan kabupaten/kota di seluruh Bali berkumpul untuk memperebutkan posisi sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi maupun nasional.
Acara yang dipusatkan di Aula UPTD Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Provinsi Bali ini dibuka secara resmi pada Selasa (5/5/2026), oleh Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, yang ditandai dengan penandatanganan fakta integritas.
Tahapan Seleksi Paskibraka Bali 2026
Ketua Panitia Seleksi, I Komang Kusuma Edi menjelaskan, peserta terdiri dari 45 putra dan 45 putri pilihan. Seluruh peserta akan mengikuti rangkaian tes intensif selama tiga hari, mulai dari 5 Mei hingga 7 Mei 2026.
Adapun materi seleksi yang harus dilalui oleh para peserta meliputi psikotes dan tes intelegensi umum. Wawasan Kebangsaan dan penilaian kepribadian melalui wawancara. Kemudian, tes kesehatan dan kesamaptaan fisik, serta Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Dari total 90 peserta, tim seleksi akan menyaring 74 peserta terbaik untuk bertugas sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Bali. Selain itu, Bali akan mengirimkan tiga pasang putra dan putri dengan nilai tertinggi untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional pada Juni 2026 mendatang.
Bagi 16 peserta yang belum berhasil lolos di tingkat provinsi, mereka akan kembali ke daerah asal untuk bertugas sebagai Paskibraka di tingkat kabupaten/kota. Hasil akhir dari seleksi ini dijadwalkan akan diumumkan pada 7 Mei 2026.
Pembentukan Karakter Generasi Muda Bali
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Bali, Gede Suralaga mengatakan, agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Paskibraka adalah simbol kehormatan dan pengabdian yang menjadi sarana strategis dalam menyiapkan generasi muda Bali yang berkarakter kuat, disiplin, dan nasionalis,” kata Gede Suralaga dalam sambutannya.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Perhatikan sikap dan karakter. Karena yang dinilai bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga keteguhan mental, kedisiplinan, kerja sama, dan integritas,” pungkasnya. Baiq





