Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Bos Mafia Asal Inggris, Bali Bukan Tempat Pelarian Kriminal Internasional

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Bos Mafia Asal Inggris, Bali Bukan Tempat Pelarian Kriminal Internasional
Kantor Imigrasi Ngurah Rai bekerjasama dengan Sekretariat NCB Interpol Indonesia, mendeportasi seorang warga negara Inggris yang merupakan bos mafia sekaligus buronan kelas kakap Interpol.

BADUNG – balinusra.com | Komitmen menjaga kedaulatan wilayah Indonesia terus diperkuat. Kantor Imigrasi Ngurah Rai bekerja sama dengan Sekretariat NCB Interpol Indonesia secara resmi telah mendeportasi seorang warga negara Inggris berinisial SL (45) yang diketahui merupakan bos mafia sekaligus buronan kelas kakap Interpol.

Tindakan administratif keimigrasian berupa pemulangan paksa ini dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026. SL diterbangkan dari Denpasar menuju Jakarta menggunakan maskapai QG689, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan internasional menuju Amsterdam dengan penerbangan GA088.

Kronologi Penangkapan: Terdeteksi Sistem Red Notice

Pelarian SL berakhir ketika ia mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu, 28 Maret 2026. Saat tiba dari Singapura, sistem pemeriksaan keimigrasian langsung mendeteksi SL sebagai subjek Red Notice Interpol.

Berdasarkan hasil koordinasi intelijen, SL diduga kuat merupakan otak di balik organisasi kriminal internasional yang mengelola perusahaan fiktif. Serta terlibat dalam praktik pencucian uang (money laundering).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan menegaskan, keberhasilan pengamanan ini membuktikan efektivitas sistem pengawasan yang terintegrasi di pintu masuk Indonesia.

“Pendeportasian ini adalah langkah nyata komitmen kami dalam menjaga kedaulatan negara. Kami tidak akan membiarkan wilayah Indonesia, khususnya Bali, menjadi tempat pelarian atau basis operasi bagi pelaku kriminal internasional,” tegas Bugie.

Ia juga menambahkan, bahwa pengawasan ketat di garda terdepan sangat krusial untuk melindungi keamanan nasional dari potensi ancaman pihak asing.

Ke depannya, Imigrasi Ngurah Rai berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan berbagai lembaga penegak hukum, baik di tingkat domestik maupun internasional.

Langkah ini untuk memastikan setiap pergerakan warga asing terpantau secara akurat dan berbasis intelijen, demi menjaga stabilitas nasional dari ancaman kejahatan lintas negara (transnational crimes). Baiq