DENPASAR – balinusra.com | Di tengah tantangan yang semakin kompleks di dunia pendidikan menengah kejuruan, SMKS Teknologi Nasional (Teknas) Denpasar tetap menjaga eksistensinya. Memasuki usia ke-17 tahun atau sweet seventeen, sekolah ini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
SMK Teknas menggelar puncak perayaan hari jadi ke-17 pada Selasa (10/2/2026) di halaman sekolah. Melalui tema “Grow Up, Glow Up and Go Beyond”, SMK Teknas menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh dan berkembang. Sekolah juga ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat tanpa cepat merasa puas dengan capaian yang ada.
Kepala SMKS Teknas Denpasar, Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa usia 17 tahun secara psikologis merupakan masa transisi dari remaja menuju dewasa.
Ia mengibaratkan usia tersebut sebagai fase penting dalam perjalanan sekolah. Menurutnya, capaian SMK Teknas hingga saat ini sudah membanggakan. Namun, sekolah harus terus berinovasi mengikuti transformasi industri yang bergerak cepat.
“Jadi, kita harus benar-benar siap dengan SDM yang kompetitif ke depannya. Di usia ke-17 tahun, SMK Teknas semakin dikenal. Jumlah siswa terus meningkat dan prestasinya sangat luar biasa,” kata Agek, sapaan akrabnya.
Program GEMA TEKNAS Perkuat Link and Match Industri
Untuk menjawab persaingan lulusan yang semakin ketat, sekolah meluncurkan program GEMA TEKNAS. Program ini menggabungkan peran guru dan mitra industri dalam proses pembelajaran.
Setiap dua bulan, praktisi industri mengajar langsung di kelas. Setelah itu, guru produktif melanjutkan materi agar siswa memahami penerapannya secara utuh.
“Program ini membentuk proses dan output yang luar biasa. Kebutuhan industri benar-benar terimplementasi dalam pembelajaran sekolah,” imbuhnya.
Fokus pada Kualitas Lulusan
Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Dr. AAN. Eddy Supriyadinata Gorda, menilai tema perayaan tahun ini sangat relevan. Tema tersebut tidak hanya menarik minat siswa, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.
Ia berharap SMK Teknas ke depan tidak lagi mengejar kuantitas, melainkan kualitas lulusan.
“Saran saya sederhana, lebih baik sedikit tapi berkualitas. Dengan begitu, SMK Teknas bukan lagi menjadi pilihan, melainkan tujuan,” tegas Eddy Gorda.
Sebagai bentuk dukungan, Perdiknas terus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik. Yayasan mendorong para guru melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar kualitas pembelajaran semakin kuat.
Dalam rangkaian perayaan tersebut, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Mereka menerima uang pembinaan, piagam penghargaan, dan piala.
Panitia turut memberikan voucher khusus kepada peserta tingkat SMP yang melanjutkan pendidikan di SMKS Teknas Denpasar. Red












